Jagoan Kampung Merantau Ke Kota
Kemacetan kian meningkat, dalam irama rush hour—jam sibuk di saat semua orang pulang dari pekerjaannya.
Klakson menyalak dari sana-sini, dan Gending berusaha mati-matian untuk memadamkan sementara fungsi pendengarannya.
Oh, bukan, bukan karena bisingnya kendaraan dan suara klakson itu. Akan tetapi, karena perbincangan yang terjadi di belakangnya, antara Miss Widya dan Kelvin.
“Iya, iya, Sayang.,” terdengar suara Kelvin.