Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mawar Merah Sang CEO

Mawar Merah Sang CEO

tanyaku saat semua orang di depan kami telah masuk ke lift, dan di sana masih ada sedikit ruang. Dia menggeleng. "Nanti saja. Lift berikutnya." Pintu tertutup, dan lift bergerak turun. Aku dan Darren masih berdiri di depan pintu lift dengan keheningan yang membuatku merasa tidak nyaman. Rasanya begitu canggung, berdiri bersama orang lain, tetapi saling mendiamkan. Namun, memangnya aku mau mengobrol apa dengannya? Ting!
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai merasa canggung berhadapan dengan orang banyak
Baca
+Pustaka
Selingkuh Lewat M-Banking

Selingkuh Lewat M-Banking

Aku jadi merasa sedikit minder dan terintimidasi dengan keadaan. Aku masuk ke acara pesta, kebetulan tuan rumah sedang menyambut tamu-tamunya dan bercengkrama dengan mereka. Aku canggung berdiri sendirian dan merasa tidak nyaman karena tidak mengenal seorangpun dari mereka kecuali sifa.
9.441.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai merasa canggung berhadapan dengan orang banyak
Baca
+Pustaka
Dominasi sang Pewaris

Dominasi sang Pewaris

Tapi, Sophie merasa terlalu hina, sedangkan mantan pacarnya itu terlampau mulia. 'Jika saja ini mimpi, aku akan berusaha keras untuk bangun da mengakhiri semuanya. Sekarang apa yang bisa aku lakukan untuk menghilangkan perasaan canggung, was-was, tidak nyaman, dan perasaan lainnya yang membuat dadaku sesak?' "Bukankah kamu dan Oliver baru saja bertemu dengan Tuan Muda Roodenburg tadi di ruang pertemuan?"
9.260.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai merasa canggung berhadapan dengan orang banyak
Baca
+Pustaka
Black Mirror (Indonesia)

Black Mirror (Indonesia)

Suaraku juga terdengar sedikit serak, sangat kentara sedang berusaha tetap tenang dalam melawan keinginan untuk menangis. “Kamu memang terlihat sedikit berbeda dengan orang lain. Lebih canggung saat di depan orang-orang, sulit tersenyum, terkadang juga gelisah dengan sendirinya. Tapi, aku tidak menyangka Kamu memiliki masalalu seperti itu,” ujar Nara pelan.
104.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 182 kali sebagai merasa canggung berhadapan dengan orang banyak
Baca
+Pustaka
MAAF, ANAK IBU CUMA GURU SD!

MAAF, ANAK IBU CUMA GURU SD!

Biasanya apa-apa selalu terlihat bersemangat, sigap dan sat set. Kupejamkan mata sekilas. Jujur, yang sekarang aku rasakan adalah kegugupan yang luar biasa. Aku yang tak suka tampil di depan banyak orang, kini harus hadir di tengah-tengah acara pertunangan seorang selebritis tanah air. Aktris dan aktor fenomenal yang berhasil membuat emak-emak baper dalam sinetron terbarunya itu kini ada di depan mata.
10116.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai merasa canggung berhadapan dengan orang banyak
Baca
+Pustaka
Pesan Nyasar Dari Sahabatku

Pesan Nyasar Dari Sahabatku

Jarang sekali meledak-ledak. Di tangga, beberapa orang ramai berlimpasan denganku. Sekarang memang sudah waktunya jam besuk. Wajar saja bila banyak yang datang untuk berkunjung. Melihat banyaknya orang, aku tiba-tiba jadi merasa insecure. Betapa tidak, penampilanku sudah awut-awut tak keruan. Rambut ini lepek. Badan juga berkeringat. Belum lagi muka yang sudah kucel. Ya Tuhan, sudah seperti gembel penampilanku. Kok, rela-relanya aku berkorban seperti ini? Aturan, kutinggalkan saja perempuan itu untuk kembali ke rumah. Lalu rebahan dan menikmati semilir udara sejuk di kamarku yang luas nan wangi.
10119.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.1K kali sebagai merasa canggung berhadapan dengan orang banyak
Baca
+Pustaka
Bisikan Dosa

Bisikan Dosa

jawab Alana agak canggung. Perempuan itu terkekeh kecil. “Santai saja. Aku dulu juga begitu. Pertama kali ke acara seperti ini, aku kikuk setengah mati. Akhirnya aku memilih sibuk mencicipi makanan. Setidaknya itu membuatku nggak terlihat canggung berdiri sendirian.” Alana mendengarkan dengan saksama. Perlahan ia merasa lebih nyaman. Senyum ramah perempuan itu membuatnya tidak merasa asing lagi di tengah keramaian.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai merasa canggung berhadapan dengan orang banyak
Baca
+Pustaka
Hubungan yang Tidak Jelas

Hubungan yang Tidak Jelas

Bibi Nia menatapku dengan tercengang, sepertinya dia terkejut. Sebenarnya, aku memang kuat di bagian sensitif, setiap kali pergi ke kamar mandi bersama teman-teman sekelas, mereka selalu menghindariku, terlihat agak minder. Saat ini, wajahku memerah, sangat canggung hingga rasanya jari kakiku bisa menembus sepatu.
3.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai merasa canggung berhadapan dengan orang banyak
Baca
+Pustaka
Dream first class

Dream first class

Memperlihatkan muka meringis seperti telah menenggak secangkir obat pahit. “Aku suka canggung kalau mengobrol dengan orang baru. Nggak bisa,” katanya dengan kedua alis menurun. Membuatku melongo. Berdengus tak percaya kemudian menggeleng-gelengkan kepala. Bisa-bisanya …. Bisa-bisanya perkataan itu membuatku menyemburkan tawa dengan kekehan getir. Ia pun jadi ikut tertawa. Sepertinya geli dengan candaannya sendiri.
102.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai merasa canggung berhadapan dengan orang banyak
Baca
+Pustaka
Broken Vessel

Broken Vessel

Manusia-manusia yang berdiri di depanku menepuk tangannya saat aku menerima mikrofon yang telah dilengkapi dengan sihir pengeras suara dari pembawa acara. Ribuan mata tertuju padaku. 'Sial, berdiri di depan banyak orang saja sudah membuatku gugup, apalagi kalau disuruh ngomong di depan ribuan orang ini. Aku akan mengatakan apa saja yang terlintas di kepalaku.'
109.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 192 kali sebagai merasa canggung berhadapan dengan orang banyak
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Ada sesuatu yang menarik tentang bagaimana otak kita bereaksi di bawah tekanan sosial. Dulu, setiap kali harus presentasi di kelas, lidahku langsung kelu dan tangan berkeringat. Ternyata ini respon alami tubuh terhadap persepsi 'ancaman'—seolah kita sedang dihakimi oleh kawanan predator.

Tapi perlahan kusadari, kesalahan itu justru membuatku lebih manusiawi di mata audiens. Mereka tidak mengharapkan kesempurnaan, melainkan keaslian. Sekarang aku malah sengaja menyelipkan candaan tentang salah ucap, yang justru mencairkan suasana. Latihan di depan cermin sambil merekam diri membantuku melihat area yang perlu diperbaiki tanpa merasa dihakimi.

Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status