AKU TETAP MENCINTAIMU, SAYANG
Ravika hanya mengangguk kaku, menghindari kontak mata.
“Elyra dibesarkan dengan baik oleh ibunya,” jawabnya, berusaha mengalihkan topik.
Wanita itu tersenyum tipis, lalu matanya jatuh pada selembar kertas di meja Ravika.
Itu adalah gambar yang belum selesai dibuat Elyra pagi itu, sebuah sketsa wajah seorang pria dengan kemeja rapi.
“Lukisan yang bagus. Mirip dengan seseorang,” ucap wanita itu santai, sambil dengan cepat mengambil ponselnya dan memotret gambar itu diam-diam.
인기 회차