Mr. Fragrant and Me
"Tadi Kala pikir bakal sama Bapak. Jadi Kala santai aja."
"Yowes, Kalau kaya gitu berangkat sekarang aja to, Mas Jevan?" Tanya Pak Bayu pada Jevan Pula.
Lelaki itu mengangguk. Ia berpamitan pada Pak Bayu dan masuk ke dalam mobil diikuti oleh Kala. Dari luar, Pak Bayu melambai dengan senyum ramahnya yang lebar. Kala hendak membalas senyum tersebut namun baru saja kedua ujung bibirnya, deretan gigi Jevan dari ujung mata Kala menarik perhatiannya. Reflek, Kala menoleh. Dan betul saja, Jevan tersenyum dengan manisnya ke arah Pak Bayu. Senyum yang hampir tidak pernah Kala lihat itu membuatnya terdiam sejenak. Matanya mengerjap pelan, detik jarum jam terasa memelan seiring senyum Jevan menghilang.
Hot Chapters