Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tuan Muda Jenius

Tuan Muda Jenius

“Hadiah untuk wanita yang sering hadir di saat aku sedang sedih, di saat aku sedang membutuhkan perhatian, di saat aku sedang hancur-hancurnya. Sadar atau tidak sadar, dari semua orang yang aku kenal, hanya kau yang mau mendengar omonganku, Julya. Kau sering aku marahi bahkan aku pukuli, tapi anehnya kau tidak marah dan tetap sabar. Seharusnya kau sudah resign dari tempat ini karena melihat tingkahku seperti ini, dan aku yakin kau tidak akan kesulitan mencari pekerjaan karena kau punya kapasitas dan pengalaman, satu lagi, kau cantik dan manis. Tidak pernah aku bertemu dengan orang cantik dan manis tapi dia sabar, baik hati, dan cerdas. Anouskha memang cantik, manis dan baik hati, tapi dia ti
9.938.8K viewsCompletedAdded to Library 853 Times as talented
Read
+Library
Terlalu Kaya dan Tampan

Terlalu Kaya dan Tampan

“Dia… tidak menggunakan alat bantu apa pun.” Ravel mendengar bisikan itu. Senyumnya semakin lebar. “Cerdas,” pujinya. “Itulah sisa-sisa efek Astraea yang bocor ke dunia. Sayangnya, tidak semua orang beruntung mendapatkan sisa yang sama berkualitasnya dengan kalian.” Kevin mengepalkan tangan hingga buku jarinya memutih. “Kau memanfaatkan kekacauan ini.”
1.1K viewsOngoingAdded to Library 40 Times as talented
Read
+Library
Legenda Penjinak Monster

Legenda Penjinak Monster

Nama: tautan [ Ras: Manusia ] [ level: LV16 ] Pekerjaan: Bijak [status: pemimpin geng penghubung, tetua tamu Dewan Bayangan Bulan] [ HP: 410/410 ] Energi: 100/100 [ atribut: kekuatan 25, kelincahan 31, daya tahan 31, lainnya tidak diketahui ] [Keahlian: Senjata tersembunyi level 1, Qi pelindung level 10, Tinju pengisian level 1, Kecepatan level 10, lainnya tidak diketahui]
1.9K viewsOngoingAdded to Library 54 Times as talented
Read
+Library
ARABELLA

ARABELLA

ujar Ara seraya manggut-manggut. "Kalo kamu? Sekarang lagi suka sama seseorang nggak?" tanya Ara lagi dan tentu saja dibalas anggukan oleh Satria. "Waahh kasih tau dong ciri-cirinya." Satria tersenyum, "dia terlalu baik sampai nggak bisa diungkapkan dengan kata-kata," "Wahh sempurna banget berarti?" "Banget," jawab Satria sembari tersenyum.
106.9K viewsOngoingAdded to Library 144 Times as talented
Read
+Library
TARO

TARO

Aku terlalu asik dengan pikiranku dan dengan desain apartemen Aksa, itu membuatku jadi lupa dengan apa yang akan aku lakukan tadinya. “Kamu tahu nggak sih kalau obat TB digerus bisa bikin efektivitas obatnya turun. Kamu kayaknya harus benar-benar belajar nelen obat.” Mataku masih sibuk memandangi apartement Aksa. Berani bertaruh kalau kalian akan sangat suka dengan desain apartemen Aksa ini. I think it’s so tumblr! Aku juga yakin yang mendesain ini semua adalah seorang desain interior ternama. Untuk beberapa menit kami berada di keheningan. “Jadi bagaimana? Aku nggak bisa nelen obat.”
2.5K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as talented
Read
+Library
PELAYAN TUAN ARTHUR

PELAYAN TUAN ARTHUR

katanya dengan seringai nakal di wajahnya, sambil menatap mataku dalam-dalam. Ya Tuhan, jangan. Jangan talenta — aku tidak keberatan kalau di bagian privat karena itu biasanya untuk orang-orang yang sangat kaya, yang meski tidak akanmemperlakukanmu dengan baik, mereka akan bayar paling mahal dan cuma lima atau enam pelayan yang boleh ada di ruangan itu — tapi talenta jauh lebih buruk. Isinya tidak seperti kedengarannya, bukan seperti stand up comedy atau membuat anjing menari, harapanku seperti itu.
10299 viewsOngoingAdded to Library 9 Times as talented
Read
+Library
ARABELLA

ARABELLA

"Ya elah, Ta. Baru hari pertama aja lo udah ngeluh. Apakabar kalau udah kelas dua belas." "Lo sih enak pintar. Makanya bisa santai-santai." "Gue gak pintar, Ta, tapi rajin. Orang pintar sama rajin beda. Makanya lo rajin dong jangan malas belajar." "Bawel lo." Sita beralih menatap Bella. "Bell, kok lo diam aja?" "Benar yang dibilang Alan. Lo harus rajin." Sita berdecak karena Bella menyetujui ucapan Alan. "Lo gak asyik!"
104.3K viewsCompletedAdded to Library 107 Times as talented
Read
+Library
Pejuang Terhebat No. 1

Pejuang Terhebat No. 1

Mereka yang berbakat mungkin tidak dapat memadatkan mantra pil sebanyak mungkin karena kurangnya pengalaman. Namun, karena mereka berbakat, mantra pil yang mereka padatkan memiliki kualitas yang lebih baik. Itulah perbedaan antara keterampilan dan bakat. Ujian Tetua Eliot bukanlah ujian untuk melihat seberapa terampilnya seseorang. Itu bukan untuk melihat berapa banyak mantra pil yang bisa dipadatkan. Sebaliknya, itu adalah ujian untuk mengukur bakat orang itu.
9.17.0M viewsCompletedAdded to Library 278.1K Times as talented
Show Reviews (2320)
Read
+Library
Feeryal Faris
novel yang menarik tetapi entah kenapa penulis gagal meneruskan jalan ceritanya. sepatutnya jika perlu menamatkan ceritanya, harus diakhiri dengan kembalinya watak utama kepada keluarganya. persoalannya sekarang bagaimana situasi ahli keluarga watak utama terutamanya isteri dan anaknya??
Adriell Stanley
jalan cerita sangat baik cuma bab tamatnya sangat tak masuk akal...banyak persoalan² tak dapat di jawab di bab akhir.sangat kecewa tamat begitu saja.sekurang²nya biar la si fane merasa kebahagian yang tak terbatas diatas kepenatannya menuju ke pejuang no satu .
Read All Reviews
Handa

Handa

Satria hanya bisa terdiam kala mencoba mencerna kata-kata yang diucapkan oleh Handa. "Tadi Handa pengin selfie di tangga," ucap Handa sambil membayangkan tangga setengah melingkar yang menghubungkan lantai bawah dan lantai atas kediaman Argawinata, dimana railling dari besi tempa berbentuk ukiran bergaya klasik yang memberi kesan mewah. "Lalu dikasih caption ... Hai guys! Saya sedang di rumah mertua nih."
1034.6K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as talented
Read
+Library
SPERANZA

SPERANZA

Tangan terkepal dengan begitu kuat dan terlihat jelas kalau dia sednag menahan amarah. Arzan baru saja pulang ke rumah dan langsung menuju kamar Yasa. Dia berhenti di depan pintu kamar Yasa. Tanpa permisi Arzan masuk begitu saja. Yasa yang tengah belajar terkejut karena kehadiran Arzan. Dia berdiri dan menatap Arzan dengan datar. Arzan berjalan ke arah Yasa. "Apa kau tahu? Speranza bukan gadis baik-baik, dia adalah perokok aktif," ujar Arzan, namun Yasa tidak mempercayai nya.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 99 Times as talented
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status