Membungkam Mulut Tetangga Julid
Deny membiarkan istrinya menangis, ia biarkan sampai puas menumpahkan air matanya.
"Maaf ya, Mas, mungkin selama ini aku kurang baik menjaga anak kita." Dina berkata setelah lebih tenang.
"Iya, dimaafkan. Kenapa rupanya? Ada yang jahil lagi?" tanya Deny. Curiga.
"Nggak ada, kok. Cuma kemarin aku lihat pintu gerbang dikunci, tapi terbuka." Dina mencoba bercerita.
"Benarkah? Ada-ada saja. Ngunci pintu kok terbuka?" tanya Deny heran. "Yang ada mah, orang ngunci pintu ya ditutup, bukan dibuka," ucap Deny menambahkan.
Bab Populer