SELINGKUH DENGAN TETANGGA
Si-al, kenapa mulut ini tidak bisa dikontrol?
"Ya_ Eummm, itu Mas Haris kan selalu ajak dia kalau mau kemana-mana." Ralatku tergagap. Untung ideku cepat menemukan jawaban. Sehingga, raut wajah Mas Haris yang semula seperti mengintimidasi, kembali ke sedia kala.
"Kamu baik-baik di rumah, Ya. Jangan lupa pintu dikunci," Titahnya seraya bangkit dan mengambil sarung yang tergantung di balik pintu kamar.