Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Psycho Pathos

Psycho Pathos

Semua perabot yang digunakan tampak mahal, dan dipenuhi peralatan elektronik keluaran terbaru. Sofa dari kayu pilihan dengan bantalan busa tebal terletak di tengah ruangan, menghadap pada home theater dengan ukuran televisi 80 inci. Sisi kanan dinding, dibuat rak wall saling menyilang untuk meletakkan hiasan boneka dari crystal, serta puluhan botol wine yang sudah berumur tua dengan harga melangit.
104.7K viewsCompletedAdded to Library 130 Times as sofa depan kasur
Read
+Library
Istri Cerewet CEO Anti Skandal

Istri Cerewet CEO Anti Skandal

"Kamu bisa jatuh kalau keluar sekarang." Nara mengernyit. "Terus?" "Tidur di situ." Mahesa menunjuk sofa. "Saya di ranjang." Nara menatap sofa. Sofa itu kecil. Lalu kembali menatap ke arah ranjang yang besar dan empuk. "Oke," katanya cepat. "Deal." Nara setuju dengan tawaran pria asing itu. Namun lima menit kemudian… "Eh, ini dingin!" teriak Nara dari sofa.
829 viewsOngoingAdded to Library 31 Times as sofa depan kasur
Read
+Library
Terpaksa Satu Atap

Terpaksa Satu Atap

Padahal ini hari pertamanya bekerja. "Desain sofa ini namanya Sofa Bed, seperti namanya sofa ini bisa diubah menjadi tempat tidur. Sofa jenis ini sekarang ini sedang populer namun masih belum banyak yang menggunakan. Desain sofa ini sangat cocok digunakan untuk rumah atau apartemen kecil yang mungkin punya kamar terbatas karena hemat ruangan." Yuana mulai menerangkan. "Jika ada keluarga atau teman yang menginap, sofa ini bisa jadi solusinya sebagai pengganti tempat tidur dengan bantalan yang dibuat senyaman mungkin." Lanjutnya.
10800 viewsOngoingAdded to Library 23 Times as sofa depan kasur
Read
+Library
Di Balik Skandal Suami

Di Balik Skandal Suami

Hukh. Hening. Dona sudah tertidur seperti biasa. Dan seperti biasa pula, aku masih menunggu dan berbaring di sofa. Tepatnya ini adalah sofa baru. Kalau kemarin di rumah ini masih ada kursi minimalis yang tempat duduknya sudah hampir jebol, kini kursi itu telah kami simpan di gudang dan di ganti dengan sofa. Uangnya di kasih langsung oleh mas Dani.
1019.3K viewsCompletedAdded to Library 522 Times as sofa depan kasur
Read
+Library
Suami Serabutan Ternyata Anak Sultan

Suami Serabutan Ternyata Anak Sultan

Anggita berbicara sendiri sambil memakan kue. "Lagian, aku kok heran sekali dengan Mbak Gina. Kenapa tidak punya firasat atau curiga gitu sama suaminya. Terlebih lagi, suaminya yang selalu pulang lewat waktu dengan alasan lembur." ucap Anggita lagi. 'Dari pada memikirkan itu, lebih baik ke dapur untuk menyiapkan makan siang.' gumam Anggita. ________ "Harga sofa yang paling rendah, enam juta, Mas." ucap Gina, yang keluar dari dalam toko perabot menghampiri Fadli, yang duduk sambil bermain ponsel diatas motor.
1017.2K viewsCompletedAdded to Library 635 Times as sofa depan kasur
Read
+Library
Istri Cacatku, Kembalilah!

Istri Cacatku, Kembalilah!

Hanya saja Sophia memiliki tanggung jawab dengan kios miliknya, apalagi nanti ada beberapa pelanggan yang datang ke kios bunganya. "Jelas lah nyenyak, kasurnya empuk beda dengan kasur miliknya yang terbuat dari kapas. Selain bikin tidak nyaman, kasur kapas juga bikin sakit pinggang." cibir Mia. Ibu mertuanya. Sophia hanya menundukkan kepalanya pelan, di rumahnya tidak ada tempat tidur yang terbuat dari kapas. Meskipun miskin, Sophia masih bisa tidur di kasur spong. Meskipun tidak mahal atau tidak mewah, nyatanya juga bisa membuat Sophia bersahabat dengan tempat tidurnya. Sophia memang suka tidur, dia bisa tidur satu hari dan bangun esok pagi. Tapi perubahan itu mungkin berangsur-angsur akan
105.3K viewsCompletedAdded to Library 181 Times as sofa depan kasur
Read
+Library
Om Duda! 2

Om Duda! 2

Berjalan dengan langkah cepat masuk ke dalam, ia dikejutkan dengan seorang lelaki dewasa yang berbaring di sofa ruang tengah. Kacau! Lelaki yang berbaring di sofa terlihat berantakan, pakaiannya kusut, kaos kaki hitam masih terpasang di telapak kaki, sepatunya tergeletak begitu saja di lantai. "Yaampun Pak Devan," lirih Disya dengan raut sedih, duduk bersimpuh sembari menyentuh kening mantan suaminya. Mata lelaki itu terpejam, tetapi terdengar suara rintihan tidak jelas dari bibirnya, keringat juga membasahi keningnya.
108.3K viewsCompletedAdded to Library 272 Times as sofa depan kasur
Read
+Library
Pesona Istri Dadakan Sang Pewaris

Pesona Istri Dadakan Sang Pewaris

"Sofa baru?" Kavia dan Javas saling pandang sesaat ketika melihat orang-orang suruhan Daniel mengangkut sebuah sofa yang masih terbungkus rapi dengan plastik. Orang-orang itu membawa sofa dengan kelir merah hati itu ke dalam rumah. "Pas kan diletakkan di ruang tamu kalian?" Daniel tersenyum bangga. "Ini papi impor langsung dari Italy loh. Masih satu produk sama sofa di rumah papi."
1032.3K viewsCompletedAdded to Library 776 Times as sofa depan kasur
Show Reviews (32)
Read
+Library
Anies
cerita KaJav emang se-luar biasa itu, aku gak lagi lebay, ya ampun.. kadang bikin gemes kadang bikin gondok kadang suka terserah kadang-kadang authornya ajalah yang bikin pasangan ajaib ini wkwkwk jangan dulu udahan ya thor toloooong lanjut lagi biiim extra part-nya yang buanyaaaaaak
lea indy
yg kangen om daniel, delotta, gyan, resta bisa baca ini meskipun resta berharap kbr resta di spill tipis tp sampai akhir gak ada ... tp gpp bagus ceritanya gak bnyk intrik yg gak penting. episodenya jg cukup. kavia itu kaya, cantik,bandel &beruntung. terimakasih author jd salah satu author favoritku
Read All Reviews
Because Our Wedding

Because Our Wedding

Setelahnya ia berjalan menuju ruang tamu di mana terdapat sofa berwarna hitam yang terlihat begitu empuk. Sakya berjalan dan duduk di sofa tersebut. Kembali senyumnya mengembang saat merasakan sofa yang ia duduki begitu lembut dan nyaman. Ia melompatkan tubuhnya dengan pelan naik turun merasakan sofa yang begitu lembut. "Memang enak jadi orang kaya. Semuanya serba mewah. Bahkan sofa ini saja sangat empuk. Jauh lebih empuk dari kasurku di kampung,” gumamnya.
2.5K viewsOngoingAdded to Library 95 Times as sofa depan kasur
Read
+Library
AKU TANPAMU

AKU TANPAMU

“Oiya, tadi ada yang antar sofa, Mas. Katanya pesanan Mas Fahry.” “Oh, udah diantar? Iya, Mas yang pesan. Sekarang di mana sofanya?” “Di ruang tengah, Mas. Memangnya sofanya untuk di mana?” “Di kamar kita, Dek. Ya udah nanti biar Mas yang masukin sofanya ke dalam kamar.” Aku memang sengaja memesan sofa agar aku bisa tidur di sana dan tak lagi memakai kamar Khanza yang membuat ibu menegurku tadi pagi.
1018.9K viewsCompletedAdded to Library 679 Times as sofa depan kasur
Read
+Library
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status