Menikahi Ayah Temanku
Sofia yang merasa nyaman, membuka mata untuk mendapati Wira tengah tersenyum padanya.
“Aku ingin kamu menikmatinya juga, Sofia.” Wira yang sejak tadi berada di atas Sofia, berguling ke sisi ranjang dan berkata tenang, “Kita akan melakukannya hanya jika kamu sudah merasa siap.”
Sofia mengatur napas, dan berkata lirih, “T-terima kasih, Bang.”
Karena lelah sehabis pesta sepanjang hari, Sofia tertidur dengan cepat. Ranjang empuk dan nyaman milik Wira membuai Sofia ke dalam tidur nyenyak tanpa mimpi.