REINKARNASI
"Apa kau siap untuk menyatukan jiwa kita?"
Sosok yang tengah berdiri itu mengangguk sambil menghaturkan sembahnya. Tak lama kemudian roh Senopati Sangkar terangkat naik, ia pun langsung duduk bersila.
Sosok roh yang sudah terlebih dahulu duduk bersila itu memiliki cahaya yang jauh lebih redup dibandingkan dengan roh Senopati Sangkar. Perlahan, roh itu bergerak dan menyatu dengan roh Senopati Sangkar. Hal itu membuat cahaya dari persatuan dua roh itu lebih terang berwarna ungu tua yang sedikit gelap.