Dosen Galakku, Suami Rahasiaku
lanjut Bu Nindi, “suasananya lebih tenang. Pantainya juga cantik-cantik, cocok buat istirahat sambil menikmati pemandangan.”
“Iya, Mi”
“Jadi, maunya ke mana, Sayang?”
Mataya berpikir beberapa saat sebelum akhirnya menjawab. “Kalau gitu... aku mau ke Lombok aja.”
Bu Nindi tersenyum puas. “Pilihan yang bagus.”
Dante pun mengangguk. “Berarti bulan depan kita ke Lombok.”
Tak lama kemudian, semua daging, sosis, dan jagung akhirnya selesai dibakar.