Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Melati di Kubangan

Melati di Kubangan

kata Musa basa basi. "Huh, kura-kura dalam perahu," cemoh Karman. "kau ke sini kan hanya alasanmu saja mau nonton film, padahal sebenarnya mengharap dijamu pisang goreng. Tahu saja kalau satu pohon pisang bu Mirah di belakang baru saja ditebang."
776 viewsCompletedAdded to Library 20 Times as bende mataram
Read
+Library
Air Mata di Antara Bunga

Air Mata di Antara Bunga

Sarah terus bicara sambil berjalan masuk ke rumah, seolah-olah rumah ini miliknya. “Wow, lukisan ini Rangga bawa dari Milan, ya?” ucapnya sambil menunjuk lukisan dekat tangga lantai dua. “Nggak kusangka dia benar-benar membelinya. Sayangnya, Bastian nggak izinkan aku memilikinya. Kalau nggak… mana mungkin aku rela melepasnya ke Rangga?” Senyumnya licik, matanya mengedip penuh ejekan.
28.1K viewsCompletedAdded to Library 787 Times as bende mataram
Read
+Library
PENDEKAR TERAKHIR TANAH JAWA

PENDEKAR TERAKHIR TANAH JAWA

Di kejauhan tampak kapal-kapal berbendera Mataram perlahan-lahan mendekat menuju ke teluk itu. “Kanda, itukah kapal-kapal yang akan kita pandu?” tanya Lasmini sambil menunjuk ke laut. “Benar itulah kapal-kapal Mataram, lihat benderanya, bendera merah bergambar bulan sabit dan dua keris merah itu adalah bendera Mataram!” jelas Sarip. “Bagaimana cara kita memandu mereka?” tanya Lasmini. “Aku akan melepas bajuku menaruh pada tongkat dan melambai-lambaikan pada mereka!” kata Sarip sambil akan melepas bajunya, tetapi diurungkannya.
1011.6K viewsCompletedAdded to Library 313 Times as bende mataram
Read
+Library
Pura-Pura Mati

Pura-Pura Mati

tanyaku memancing. "Aku tinggal sama salah satu warga yang nolongin aku saat terombang-ambing di pantai," jawabnya, masuk akal. Tapi, setelah mendengar pertanyaannyaku kali ini, apa dia bisa menjawabnya ya? "Oh, gitu. Padahal tim SAR dan petugas yang menangani kecelakaan itu menyatakan tidak ada korban selamat dan mereka sudah menemukan semua mayat penumpang sekaligus pilot beserta pramugarinya lho. Aneh ya, mereka gak tau kalau ternyata Mbak masih selamat. Atau jangan-jangan____
102.2K viewsOngoingAdded to Library 47 Times as bende mataram
Read
+Library
WARUNG TENGAH MALAM

WARUNG TENGAH MALAM

Dan berakhir dengan hilangnya Mamat yang terjebak di Gunung Sepuh secara tidak sengaja. “Akang, aku masih belum percaya kejadian yang tadi Kang,” Kata Mang Nandi sambil menyeruput kopi yang aku berikan. “Aku dan Mamat datang dengan tujuan berdagang ke Kampung Parigi. Namun karena suatu alasan, kita salah belok dan datang ke kampung ini. ”
9.8683.3K viewsCompletedAdded to Library 26.6K Times as bende mataram
Show Reviews (174)
Read
+Library
Astri Kurniasih
saya sudah tamat baca ini ya sama kutukan leluhur juga, buka pake koin berbayar Dannnn, setelah beberapa lama(berbulan2) saya mau nostalgia baca ulang, tau ga mas othor saya mesti buka lagi pake koin, semua kekunci lagi... plis atuh lah saya waktu itu buka koin pake uang bukan pake daun... KECEWA
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
Read All Reviews
Suratan Takdir Sang Anak Paranormal

Suratan Takdir Sang Anak Paranormal

Hanya dalam hitungan bulan, hampir seluruh wilayah Kerajaan Mataram sudah berada di bawah kekuasaan Pangeran Mangkubumi. Dengan banyaknya pasukan VOC yang tewas, hal ini menyebabkan warga Belanda yang tinggal tak jauh dari Kerajaan Mataram mulai mengungsi bahkan pindah ke kota lain. Begitu pula dengan Mirriam dan keluarganya. Mereka terpaksa pindah ke kota lain agar mereka tetap selamat.
108.1K viewsCompletedAdded to Library 322 Times as bende mataram
Read
+Library
Menggapai Cinta Sang CEO

Menggapai Cinta Sang CEO

Namun sayangnya, bukan dari pemilik rumah. Matt mendengarkan Bibi Tilda yang bicara dengan suara pelan, dengan serius. Maura berusaha tidak mencuri dengar. Ia memilih melihat-lihat lemari pajangan di dekat ruang keluarga. Lemari itu berisi miniatur landmark dari seluruh negara yang tampaknya pernah dikunjungi pemiliknya. Mata Maura memandang takjub tatkala dilihatnya beberapa miniatur ikonik khas Indonesia yang mayoritas berbentuk candi. Maura mengidentifikasi tiap miniatur candi yang ada. Borobudur, Prambanan, Kalasan, Jago, Singosari, bahkan ada miniatur candi sukuh dan stupa Sumber Awan. Maura terperanjat ketika suara Matt membuyarkan ketakjubannya pada isi lemari pajangan.
1023.8K viewsCompletedAdded to Library 546 Times as bende mataram
Read
+Library
Dendam Kuntilanak Merah

Dendam Kuntilanak Merah

Tangannya bersedekap di depan dadanya yang bidang. Cahaya rembulan yang samar-samar, menyinari sebuah benda yang terselip pada kedua telapak tangannya. Benda itu ialah sebuah kalung liontin berwarna biru. Tertera huruf M pada bandulnya. Kalung itu milik Menur yang diberikan oleh Wati pada Pakdo Ramli, sebelum pria itu meninggalkan rumah Ujang beberapa waktu lalu.
106.1K viewsOngoingAdded to Library 237 Times as bende mataram
Read
+Library
Bara di Balik Mahar

Bara di Balik Mahar

Ia tidak tahu apa yang ada di pikiran Devano saat itu. Beberapa saat kemudian mereka sampai ke kediaman Atmaja. Rumah mewah yang berada di dalam sebuah kompleks elite di tengah kota. Tampak dua buah pilar besar menopang bangunan bergaya Eropa itu. Semua tampak seperti sebuah dongeng yang tak nyata di mata Kanaya. Bagaimana bisa ia menjadi bagian dari rumah ini? Beberapa saat ia merasa kecil di antara semuanya.
10271 viewsOngoingAdded to Library 9 Times as bende mataram
Read
+Library
Jejak Cinta dari Berlin ke Christchurch

Jejak Cinta dari Berlin ke Christchurch

Mat keluar dan cukup terkejut karena sudah ada Sam, Nadya dan Aileen menunggunya di ruang tamu. “Wow ada apa kalian kesini” Mat terlihat kaget dan menghampiri Sam. “Ada acara pertemuan pelajar dan masyarakat Indonesia, kamu ikut ya” ajak Sam. Karena memang sedang tidak ada acara, Mat pun menyetujuinya dan pergi bersama ke rumah mba Rara. “Di sana pasti banyak makanan, kamu harus coba satu persatu Sam” bisik Mat. Sam hanya terkekeh.
10960 viewsCompletedAdded to Library 19 Times as bende mataram
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status