Blue Flame
Wajahnya mengeras, dan tatapannya seolah menembus huruf-huruf itu, mencari makna tersembunyi di baliknya.
“Orang-orang yang pergi bekerja ke sana tidak pernah kembali,” bisiknya pelan, namun cukup jelas untuk didengar Stayrus. “ada yang bilang mereka meninggal, yang lain bilang mereka terlalu nyaman di dalam istana. Katanya mereka tak ingin kembali miskin setelah berhenti bekerja, tapi apa sesederhana itu?” Suaranya meninggi, sarat ketidakpercayaan.
Hot Chapters