Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terjerat Hati Teman Kecil

Terjerat Hati Teman Kecil

Teriak Elka geram sambil berjalan ke jalan raya. “Aku gak terima kalian perlakuan seperti ini!” ucap Elka meremas tuas gas motor yang belum menyala di tangannya. Dia segera pergi dengan motornya. Sedang Vika tertawa puas melihat Elka demikian. Gadis itu merasa senang telah mengusirnya. “Dasar, kegatelan.” maki Vika pelan. Setelahnya, Buka memandang Cilla yang sesaat berhenti tertawa. “Maaf yah Mbak,” ucap Vika tidak enak hati pada Cilla.
102.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai stiker tertawa bergerak
Baca
+Pustaka
Lelaki Tak Terkalahkan

Lelaki Tak Terkalahkan

Si botak semakin murka, seumur hidup baru kali ini bertemu orang yang mengejek kemampuannya bermain stik. "Aaarrggghh!" Di berteriak keras, sejurus itu juga masa pada ototnya membengkak, hingga menghadirkan sobekan pada bajunya. Baru saja dia mengambil ancang-ancang untuk menyerang sekali lagi, Tristan sudah lebih dulu melepaskan tendangan. Tubuh besar itu melayang ke belakang, dan akhirnya terhempas ke dinding. Si botak jatuh ke lantai, dan tidak mengeluarkan suara lagi.
8.565.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai stiker tertawa bergerak
Baca
+Pustaka
TEROR MAKHLUK PENUNGGU BUKIT LAMPU

TEROR MAKHLUK PENUNGGU BUKIT LAMPU

Dengan bersungut-sungut Tiwi bangkit kembali dengan sedikit lenguhan sambil mengusap bagian pantat yang masih menyisakan rasa nyeri. Sesaat kemudian Tiwi melakukan ancang-ancang dengan gerakkan yang tidak jelas, yang dia ciptakan sendiri. Meski meniru jurus jago k****u yang pernah dilihatnya dalam filem, tapi gerakkan Tiwi terlihat ngawur. "Wuuuuuuunggggg... miawww!" Setelah menyentuh pucuk hidung dengan ujung jempolnya dua kali, Tiwi berteriak seperti kucing mau kawin.
6.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 184 kali sebagai stiker tertawa bergerak
Baca
+Pustaka
Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam

Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam

Clarissa tertegun dua detik, lalu tertawa terbahak-bahak hingga tubuhnya gemetar. "Kupikir kamu punya trik hebat apa! Menghancurkan papan nama? Gimana caranya? Bawa tangga, lalu naik untuk memecahkannya?" Orang-orang di sekitar juga merasa itu lucu.
9.8564.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13.5K kali sebagai stiker tertawa bergerak
Tampilkan Ulasan (58)
Baca
+Pustaka
Adelia
maaf mengotori kolom komentarnya izin promosi cerita aku, aku harap kakak dapat membaca cerita aku dan memberikan nilai kepada cerita aku terimakasih kak Judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku.
Dillah_whj
izin promosi ya kk ... ayo kk/mas jangan lupa mampir kecerita saya judulnya: Diary Dira kisah tentang seorang pramugari yang berusaha sembuh dari luka akibat penghianatan kekasihnya yang ternyata sudah melangsungkan pertunangan dengan wanita lain. Ada juga pak tentara tampan yang akan nyembuhin
Baca Semua Ulasan
Anie Nhie
Recomended bgt sch ini,,Keren dan bikin betah bacanya,,...... Demi kesembuhan sang anak,Grace rela kembali merebut cinta Max,meski penuh makian,Grace tak gentar,dan akhirnya Max benar² menerimanya kembali,tapi akankah Grace rela meninggalkan Max kembali setelah apa yg dia perjuangkan tercapai??
Iyen97
cerita yg sangat menarik,,mengisahkan tentang perjuangan seorang wanita yg harus mencuri benih dari suaminya demi menyelamatkan anaknya yg sakit yok kepoin ceritanya, bacanya bikin gereget ga sabar nunggu lanjutannya trus
Baca Semua Ulasan
PENDEKAR LEMBAH HANTU

PENDEKAR LEMBAH HANTU

Hasta tersenyum mengejek "Ooh belum punya suami. Pantas saja tidak laku wajahmu juga tidak cantik. Mana ada pemuda yang mau menjadikan kamu isteri. Ha ha ha ha." Tiba-tiba semburan air masuk ke mulut Hasta yang sedang menganga karena tertawa ngakak. "Uhuk uhuk uhuk!" Hasta langsung terbatuk-batuk. Setelah beberapa saat terbatuk, akhirnya batuk Hasta mereda. Melihat adegan itu ingin rasanya Rangga tertawa ngakak. Puas rasanya melihat orang nyinyir digebuki. "Makanya jangan usil berkomentar, Silahkan lanjut saja pertarungan kalian tapi jangan dengan api. Aku mau menonton kalian bertarung!"
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 218 kali sebagai stiker tertawa bergerak
Baca
+Pustaka
ISTRI BERCADAR YANG TERNODA

ISTRI BERCADAR YANG TERNODA

perntah security “Seperti biasanya hanya 100 meter dari villa. Non Rena, bosan di vila, ia selalu senang, jika melihat burung berterbangan, dari pohon ke pohon,”jawab Rita Lalu Rita mendorong pelan stoler, sementara Rena, tampak senang ketika melihat burung berterbangan dari pohon ke pohon, sambil di tangan memegang sebuah bola kecil, ia tertawa-tawa.
9.827.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai stiker tertawa bergerak
Baca
+Pustaka
Jeritan yang Tak Terdengar

Jeritan yang Tak Terdengar

"Om Teddy, aku nggak tahu apa yang kamu bicarakan." Ayah menatapnya sambil tertawa mengejek. Pandangannya setajam elang, tertuju penuh pada Kiara, tanpa memberinya kesempatan untuk bersembunyi. "Kalau kamu nggak tahu, biar aku jelaskan padamu."
8.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 255 kali sebagai stiker tertawa bergerak
Baca
+Pustaka
Istri Buta sang Penguasa itu Ternyata

Istri Buta sang Penguasa itu Ternyata

“Banyak-banyak tertawa ya. Kau semakin tampan saat tertawa. Aku semakin suka.” Diego mendekat. “Buat aku tersenyum dan tertawa sebanyak yang kau bisa.” “Bagaimana caranya?” tanyanya Stormi. “Tetaplah di sampingku.” Stormi mengerjap. “Aku—” “EHEM!” Suara batuk buatan seseorang membuat mereka menoleh. “OOH!” Stormi melompat dari kursinya. Ingin memeluk Ruby—namun Ruby segera menahan tubuh Stormi agar tidak menyentuhnya. “Lukamu. Ingat lukamu jangan bergerak sembarangan!”
1012.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 385 kali sebagai stiker tertawa bergerak
Baca
+Pustaka
JERITAN MALAM PENGANTIN

JERITAN MALAM PENGANTIN

Mereka semua sudah geram oleh kelakuan Irma. "Assalamu'alaikum ...," ucap rombongan Ustaz Fiqih. "W*'alaikumsalam,", "Mana Pak Kyai?" tanya Ustaz Fiqih. "Ada di dalam, Taz. Ayo masuk!" Siti langsung mengajak semuanya untuk masuk ke dalam. Di sana Pak Jefry sedang mengobatin luka dalamnya dengan ilmu kebatinannya. Luka memar pada perutnya pun berangsur membaik.
1065.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai stiker tertawa bergerak
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status