Ada kalanya sikap pasif-agresif dari wanita bisa membuat pria merasa bersalah tanpa alasan yang jelas. Misalnya, ketika dia diam-diam menggerutu atau memberikan tatapan sinis setiap kali pria melakukan sesuatu yang tidak sesuai ekspektasinya. Aku pernah mengalami hal ini dengan teman dekat yang seringkali menggunakan kalimat seperti 'Gak apa-apa kok, aku biasa aja' dengan nada datar, padahal jelas-jelas ada sesuatu yang mengganjal.
Perasaan bersalah itu muncul karena pria merasa gagal memenuhi harapan, tapi tidak diberi kesempatan untuk memperbaiki kesalahan. Wanita seperti ini biasanya tidak terbuka tentang perasaannya, sehingga pria hanya bisa menebak-nebak dan akhirnya merasa bersalah terus menerus. Aku pribadi lebih suka komunikasi langsung—jujur saja kalau ada masalah, biar bisa diselesaikan bersama.