PELAYAN GENDUT TUAN SULTAN
“Ini bukan salahmu, Dek. Suami Kakak memang dari dulu sifatnya seperti itu. Dan hingga saat ini belum bisa merubahnya. Ia selalu egois dan tidak menerima disalahkan. Kakak selama ini sudah mencoba bersabar. Termasuk saat kami kehilangan calon anak kemarin, ia terus saja menyalahkan Kakak. Padahal Kakak pun sama kehilangan. Kakak hampir menyerah menghadapi sifat suami yang selalu mengulang kesalahan. Tetapi karena ia selalu menunjukkan penyesalan mendalam, Kakak akan memaafkannya lagi dan lagi. Kenyataannya, ia selalu saja mengulang. Kini, malah menggodamu karena kondisis Kakak yang seperti ini. Hati Kakak sakit, Dek.”
Aku mencurahkan segala yang selama ini hanya tersimpan di dada. Tak pernah