KETIKA ART-KU DIPANGGIL MAMA OLEH ANAKKU
"Aku tidak bisa terlalu menekan Safira karena dia kesayangan orang tuaku. Aku justru diancam, sebagian aset berjalannya ayahku akan dihadiahkan pada Rio dan Amira jika aku sampai pisah dengan ibu mereka. Kamu tahu sendiri, wanita itu tidak takut apa pun bahkan bercerai dariku."
"Aaallah! Itu kan hanya ancaman kosong. Mana ada juga orang tua yang begitu. Lagian juga, harta anak ya harta orang tua. Sebaliknya juga begitu. Intinya, aku baru tahu, rupanya kamu pria susis. Suami takut istri. Harusnya sebagai suami, kamu itu dilayani, diberikan ucapan dan perlakuan yang terbaik bukan disudutkan Terus-terusan. Kasihan kamu, Mas. Andai aku leluasa di rumah ini, aku akan memperlakukanmu sebagai raja.