Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
PENDEKAR LEMBAH HANTU

PENDEKAR LEMBAH HANTU

"Barisan Penyesat Sukma? Ilmu apa itu Mbah?" "Itu semacam formasi barisan untuk menyesatkan lawan agar kebingungan mencari jalan keluar. Aku menggabungkannya dengan ilmu Penyelimur yang membuat langkah mereka hanya berputar di sekitar tempat itu saja,"jelas Mbah Janti.
105.4K viewsCompletedAdded to Library 196 Times as suatu barisan
Read
+Library
Aku Istri Pertama, Tapi Hanya Jadi Simpanannya

Aku Istri Pertama, Tapi Hanya Jadi Simpanannya

Sira menarik nafas dalam dan menghembuskannya perlahan, berusaha mengisi paru-parunya yang sesak dengan banyak oksigen lalu kembali melanjutkan pekerjaan. Sira berdiri di depan kelas, sesaat kembali menarik perhatian siswa yang mulai kehilangan fokus belajarnya dan memberi contoh soal tentang rumus baris aritmatika untuk mencari suku ke-n dan rumus beda. Berharap mereka akan memperhatikan penjelasannya dan mampu memahaminya dengan mudah. Namun belum sempat Sira melanjutkan, ternyata bel tanda jam istirahat tiba-tiba telah terdengar nyaring dan membuat semua siswa bersorak gembira.
107.6K viewsCompletedAdded to Library 152 Times as suatu barisan
Read
+Library
Berbagi Luka

Berbagi Luka

Tiutttt "Sara, ayo kita lari! Sirinenya barusan dibunyiin!" Sara yang tengah sibuk kembali dengan lamunannya itu pun mendadak tersentak kaget. Pasalnya, Seren tanpa aba-aba menarik tangannya dengan kencang. Keduanya kini berlari cepat menerobos kerumunan yang juga tengah berlarian untuk masuk ke dalam barisan atau kelompok masing-masing.
3.4K viewsOngoingAdded to Library 111 Times as suatu barisan
Read
+Library
Mengejar Cinta Tuan Barra

Mengejar Cinta Tuan Barra

Sarah bergidik sekaligus memberikan tatapan jijik tepat ke hadapan Barra. Barra mengusap wajahnya kasar dan menghela nafasnya berat seakan beban di dalam dadanya begitu menyesakkan, Sarah sebenarnya tidak tega terus menuduh Barra seperti itu namun entah kenapa ia terus mengucapkan kata-kata yang tidak menyenangkan kepada Barra. Sarah melanjutkan lagi langkahnya ke kamar setelah merasa cukup berdebat dengan Barra, sedangkan Barra tetap mengikutinya namun kali ini ia hanya diam dan nampak lesu seakan kehilangan semangat untuk membujuk Sarah.
106.8K viewsCompletedAdded to Library 177 Times as suatu barisan
Read
+Library
OBSESI BARA

OBSESI BARA

Barez mendongak untuk menatap Bara yang juga sudah meluruhkan tubuhnya. Bara terdiam, tatapannya masih kosong. "Lalu, alasan apa yang buat kau membenci diriku Barez?" tanya Bara parau. Jika alasan kematian Bunda bukan karena dirinya lalu hal apa yang membuat Barez ikut membenci dirinya selama ini? Barez menunduk lemah. Ia menatap pergelangan tangannya yang terdapat sebuah gelang dengan 2 gambar kepala beruang.
1027.1K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as suatu barisan
Read
+Library
Era Baru

Era Baru

ucap Barata. Dia benar-benar melihat gerakan Supono yang cepat, rapi, dan tepat. Tidak ada tenaga yang terbuang dalam gerakannya. Dia benar-benar melihat tindakan Supono yang cepat dan tidak main-main dalam setiap ayunan ataupun tangkisannya. Ketika Barata mengarahkan pandangannya ke arah Supono yang bertahan mati-matian dan mencoba untuk tetap berada dalam posisi yang tepat. Dia merasakan aura yang kuat datang dari Sopo Barungan.
1058.0K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as suatu barisan
Read
+Library
Rahasia Di Barisan Belakang kelas

Rahasia Di Barisan Belakang kelas

Kesenangan yang tak tertuliskan ini membuatku merasa malu, sekaligus terangsang. Ketika benda pinkku bergerak dengan cepat, tenggorokanku juga mengeluarkan suara. Aku tak berani bersuara terlalu keras, tapi aku juga tidak ingin menahannya hingga tak ada suara sama sekali. "Ada orang di barisan belakang?" Saat aku hampir mencapai klimaks, ada suara laki-laki berbicara dari luar.
3.1K viewsCompletedAdded to Library 122 Times as suatu barisan
Read
+Library
Menjadi Ibu Susu untuk Anak Presdir

Menjadi Ibu Susu untuk Anak Presdir

Hanya suara spidol yang terdengar. Deret Perkalian: Soal: 5, 10, 20, 40, 80, … Guru menoleh ke arah Anisa dengan senyum ramah. “Anisa, coba kamu maju ke depan. Apa kamu bisa mengerjakan soal ini?”
9.66.0M viewsCompletedAdded to Library 157.2K Times as suatu barisan
Show Reviews (256)
Read
+Library
Zizizaq
Baca karya orang buat belajar, Dan ini karya yang keren! Baca juga karya Zizizaq. 1. Antara mencintai dan melupakan (tamat 2. Nikah Kontrak berbuah cinta (tamat 3. Wanita ketiga duda kaya (tamat 4. Siksaan dari tunangan kakakku
Empat Lapan
bagus&suka bngt ceritanya.. terima kasih Thor sehat selalu agar selalu sediakan cerita" yng bagus... Oya thor boleh dong sekali-kali sediakan beberapa bab tentang keluarga Nathan & Eliza (Noah, twins) kumpul barang..bercanda, tertawa, manja".. kangen bnget soalnya sama mereka
Read All Reviews
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status