Aduh Ndoro, Ini Sudah Berlebihan
Di seberangnya, Brata berdiri tegak– bukan lagi sosok yang panik atau frustrasi seperti tiga bulan lalu, melainkan pria yang kini jauh lebih tenang dan mampu mengendalikan dirinya.
“Tiga bulan, Brata,” ucap Haryo membuka suara, senyum tipis tersungging di bibirnya. Suaranya tenang, tetapi nada bicaranya jelas menunjukkan bahwa ia merasa berada di posisi yang lebih tinggi. “Tiga bulan sejak bank membekukan asetmu, sejak pabrikmu berhenti beroperasi. Aku kagum kau masih bisa berdiri di hadapanku dengan jas rapi itu. Harusnya hari ini kau datang untuk menyerahkan kunci perusahaan, bukan?”