Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terlahir Kembali: Tumbal Kekejaman Suami Bengis

Terlahir Kembali: Tumbal Kekejaman Suami Bengis

Kata maaf ini begitu nggak berarti apa-apa, tapi tetap harus kukatakan. [ Kalau benar ada kehidupan berikutnya, jangan pernah bertemu denganku lagi. ] [ Surat terakhir dari Justin. ] .... Kertas itu terlepas dari sela-sela jariku, melayang jatuh ke lantai yang mengilap. Dia menggunakan kematian sebagai penutup akhir dari utang dosa dua kehidupan. Tidak apa-apa. Permusuhan yang terjalin selama dua kehidupan itu tampaknya ditutup dengan titik berdarah.
4.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 152 kali sebagai surat dari kematian
Baca
+Pustaka
Dipaksa Membesarkan Anak-anak Dari Selingkuhan Suami, Aku Memilih Pisah

Dipaksa Membesarkan Anak-anak Dari Selingkuhan Suami, Aku Memilih Pisah

Entah siapa yang menyodorkan selembar surat kematian kepadanya. "Pak Elvan kebetulan sekali Bapak datang. Kemarin Dokter Sheryl lupa bawa surat kematian ini. Tolong simpan untuknya." Tangan Elvan yang memegang kertas itu gemetar pelan. Dia memeriksa surat kematian itu berkali-kali, memastikan nama yang tertulis memang nama nenek, lalu kembali menelepon asistennya. Begitu sambungan terhubung, asistennya buru-buru berkata cemas, "Pak Elvan, akhirnya Anda menelepon kembali. Perusahaan ...."
11.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 383 kali sebagai surat dari kematian
Baca
+Pustaka
Cinta Mekar di Tengah Kehampaan

Cinta Mekar di Tengah Kehampaan

Saat membuka surat dari Nathaniel, Elara menangis, lalu tanpa sadar tersenyum di tengah tangisnya. Dia berpikir… orang tebal muka seperti itu, bagaimana mungkin menulis wasiat penuh kesedihan. Dia menulis dalam surat itu: [Elara, apa kamu menangis? Jangan percaya ucapan siapa pun. Kulitku tebal, aku tidak akan mati. Kamu sendiri yang bilang, makhluk seperti aku pun tidak akan diterima oleh sang penguasa maut. Jangan takut, tunggu aku kembali.]
9.539.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai surat dari kematian
Baca
+Pustaka
Bayaran Cinta Sang Miliarder

Bayaran Cinta Sang Miliarder

Di dalamnya, tertulis tulisan tangan yang sangat rapi dan jelas dengan menggunakan tinta berwarna merah tua yang tampak seperti darah: “Pertama dari tiga” Suara hiruk pikuk warga menjadi semakin keras setelah kata-kata tersebut dibaca dengan keras oleh Pak Suroso. Beberapa orang mulai meratap sedih, sementara yang lain mulai merasa takut dan khawatir tentang keselamatan diri mereka sendiri dan keluarga mereka. Mereka menyadari bahwa kematian Kakek Marto bukanlah sebuah kecelakaan atau bunuh diri—ini adalah pembunuhan yang dilakukan dengan sengaja, dan ada pesan yang ingin disampaikan melalui kematiannya yang mengerikan.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai surat dari kematian
Baca
+Pustaka
Adik Ipar Yang Jadi Suamiku

Adik Ipar Yang Jadi Suamiku

Sahut Safira dengan senyum culas di bibirnya. Safira mengambil amplop tebal yang dari tadi sangat menarik perhatiannya. "Apa itu, Bu?" Tanya Athena. Matanya berbinar penuh harap. Ia melupakan rasa pusingnya. "Uang duka cita untuk kematian Brian." Kata Safira enteng. Athena terperanjat. "Brian mati? Kenapa?" Tanyanya. "Kecelakaan." Jawab Safira tak peduli.
103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai surat dari kematian
Baca
+Pustaka
Kama Sutra

Kama Sutra

Setelah memastikan jika Sutra betul betul audah tidak ada di dalam ruangan tersebut, Ellies mulai membuka suara. “Apa pesannya untukku?” Ellies menyodorkan sebuah kertas usang kepada Kama. Sebuah surat yang pernah dibaca saat penemuan mayat Hans pertama kali oleh polisi. Kama mengambilnya dengan sedikit ragu. “Apa ini?” “Bacalah, dia meminta maaf padmu dengan begitu tulus.” Kama membaca kertas usang tersebut. Tiba tiba iar matanya menggenang mengancam keluar.
10119.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.4K kali sebagai surat dari kematian
Tampilkan Ulasan (61)
Baca
+Pustaka
Lasma Wati
akhirnya ending juga ... makasi kk novelnya bagus banget , smoga kama tenang disana dan sutra dan anak anaknya ikhlas. kama pergi hadir lagi kama junior .......... sukses karya ,sukses juga bikin aku kebawa suasaba saat baca...
Jw Hasya
Terima masih untuk pembaca KamaSutra, berkat kalian saya bisa menuntaskan sampai akhir cerita. Setiap cerita ada kenangan manis, pun luka. Seperti Sutra dan Kama, mereka saling merasakan kehilangan. Mohon maaf kalau nggak sesuai ekspektasi. Tunggu karya saya selanjutnya. Saya sayang kalian semua.
Baca Semua Ulasan
Sepuluh Ribu dari Suami Pelitku

Sepuluh Ribu dari Suami Pelitku

Sementara aku mengernyitkan dahi melihat ada surat yang diletakkan di atas meja. "Itu surat apa, Ma?" "Oh iya." Mama seperti baru mengingat sesuatu. "Itu tadi ada yang ngirim kamu, Din." Buru-buru aku mengambil surat itu, dari logonya sudah terlihat. Sepertinya aku tidak salah menebak deh. "Hmm, sepertinya surat sidang cerai dari pengadilan agama." ***
1012.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 329 kali sebagai surat dari kematian
Baca
+Pustaka
Gadis Milik Tuan Mafia

Gadis Milik Tuan Mafia

Keinara memberikan sebuah surat dari rumah sakit yang mengatakan bahwa Akiko Eloise meninggal karena Kanker 1 minggu yang lalu. “1 minggu yang lalu? Kenapa suratnya baru kau dapatkan sekarang?” bingung Vian terus aja menenangkan Keinara. Sebagai Dokter Vian tau sekali kalau surat kabar kematian seseorang pasti langsung dikirim hari itu juga.
105.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai surat dari kematian
Baca
+Pustaka
Di Atas Ranjang Om Rudy

Di Atas Ranjang Om Rudy

Kertas yang tak ingin dibukanya saat beberapa bulan lalu akhirnya dibuka juga. Surat terakhir dari mendiang Tante Katrin saat meninggal dunia. Myla memandangi kertas itu yang dibacanya kala pesawat tengah mengudara beberapa jam. Ucapan perpisahan dan harapan-harapan mendiang mamanya ada di dalam sana.
7.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 270 kali sebagai surat dari kematian
Baca
+Pustaka
Dipinang Dosen Tampan

Dipinang Dosen Tampan

Cukup bokap elo aja dulu. ‘Hanya itu yang ingin gue sampaikan ke elo. Gue pamit. Kenapa gue bilang begini. Karena kematian gue udah di depan mata. Surat ini gue simpan di mobil gue. Biar nanti Dito atau Joddy yang akan ambil surat ini dan kasih ke elo. Joddy udah gue kasih amanah juga.’
1010.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 323 kali sebagai surat dari kematian
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status