Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dinodai Sebelum Malam Pertama

Dinodai Sebelum Malam Pertama

Nuha, mohon maaf Mas lancang mengirim surat padamu bahwasanya Mas hanya ingin mengutarakan sesuatu yang teramat penting. Di sini Mas akan melanjutkan S2 demi masa depan Mas. Mas minta doanya darimu semoga Mas bisa menyelesaikan pendidikan Mas tepat waktu agar kelak Mas bisa segera bersanding dengan gadis impian Mas yang saat ini tengah membaca sepucuk surat Mas--yang jauh dari kata puitis ataupun sastrais.
10147.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.4K kali sebagai surat untuk masa depan
Baca
+Pustaka
Rimba Memburu Senala

Rimba Memburu Senala

Belajar mendengar, bukan mengatur. Sebab mereka tahu: masa depan bukan untuk dimenangkan. Ia untuk dirawat. Dan selama masih ada anak-anak yang tertawa di tengah kabut, maka dunia masih punya harapan.---
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai surat untuk masa depan
Baca
+Pustaka
Rasa Dari Keremajaan

Rasa Dari Keremajaan

“Seperti yang kalian lihat, di kertas tersebut tertuliskan rencana masa depan, kalian ingin menjadi apa, kalian ingin berkuliah ke universitas mana, atau ingin menjadi orang hebat, kalian bisa menuliskan di sana. Artinya, sekolah ingin tahu rencana kalian setelah lulus dari SMA itu seperti apa, tentunya sekolah akan membantu untuk mewujudkan rencana kalian. Kalian bisa menuliskan seperti; aku ingin berkuliah di Universitas Indonesia, atau aku ingin menjadi seorang pengusaha kuliner terkenal. Tulis saja apa yang kalian inginkan di masa depan. Jika masih bingung, ibu tunggu sampai kalian mendapatkan apa yang kalian inginkan, tapi ingat, kertas ini wajib diserahkan ke ibu. Mengerti?” “Apakah bo
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai surat untuk masa depan
Baca
+Pustaka
Sang Pewaris Buta

Sang Pewaris Buta

Tidak banyak yang ia ketahui soal hidupnya apalagi masa lalunya karena hal itu terlarang untuk nya mengetahui apapun itu. "Hidup untuk masa depan, jangan menghabiskan waktu mengurusi masa lalu" itu adalah moto yang selalu berdengung di telinganya. Selagi ibunya pergi, tak lama kemudian seorang utusan datang membawa amplop yang tertutup rapat. "Kau sudah mendapatkan apa yang kuinginkan, terimakasih," katanya mengucapkan terimakasih saat menerima amplop itu.
3.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai surat untuk masa depan
Baca
+Pustaka
Ketika Jasa Dibalas Penghinaan

Ketika Jasa Dibalas Penghinaan

"Supaya nggak ditindas, aku hanya bisa bertarung mati-matian dengan orang lain. Aku merasa masa depan sepenuhnya gelap, sama sekali nggak berminat belajar, dan nggak melihat harapan apa pun." Dia berhenti sejenak. Sudut bibirnya terangkat membentuk senyuman mengejek diri sendiri. "Surat-surat yang rutin dikirim ibumu, juga uang kiriman yang bagi diriku saat itu bisa dibilang jumlah yang besar, sedikit demi sedikit menarikku keluar dari kekacauan." "Di dalam surat-surat itu, beliau menyemangatiku, mengatakan bahwa masa depan memiliki banyak kemungkinan, mengajariku membedakan benar dan salah. Bahkan, beliau juga sering bercerita tentangmu."
3.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai surat untuk masa depan
Baca
+Pustaka
PERFECT HUSBAND [INDONESIA]

PERFECT HUSBAND [INDONESIA]

"Tolong … beri satu kesempatan untuk masa depan kita." ”Maksud, Mas?” “Tolong jalani semua dengan hati kamu, tanpa harus berpikir negative. Beri kesempatan untuk masa depan kita mengikuti takdir.” Zuhra tercenung, meresapi maksud dari perkataan Dirgam. Namun, belum sempat ia melontarkan pertanyaan untuk menjelaskan, Dirgam lebih dulu memotongnya. “Yang di depan kayaknya sate Madura, Ra.”
9.975.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai surat untuk masa depan
Baca
+Pustaka
Bad Guy (Bahasa Indonesia)

Bad Guy (Bahasa Indonesia)

lama, aku janji. Aku juga tidak yakin bisa menulis surat terlalu panjang sambil membayangkan wajahmu. Kamu tahu, untuk saat ini hal itu sungguh menyakitkan. Kamu sering mendapat sapaku setiap waktu, bukan? Sekarang aku mau mengabarkan bahwa surat ini adalah sapa terakhirku untukmu. Bagaimana, kamu senang? Setelah malam itu aku sadar bahwa masa lalu tidak sama dengan masa depan. Bahwa aku dan kamu mungkin tak diciptakan untuk saling bergandengan tangan.
9.829.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 806 kali sebagai surat untuk masa depan
Baca
+Pustaka
Wanita Berhati Baja

Wanita Berhati Baja

“Salah!” “Jadi?” “Waktu senja, waktu tua. Anak kecil bisa melihat senja, tapi ia bisa mati sebelum usia senja. Karena itu, jangan terlalu merisaukan masa depan. Jangan! Kamu tak akan tahu, kamu bisa sampai ke masa itu atau tidak. Pikirkan masa kini, kamu hidup di masa ini. Manfaatkan sebaik-baiknya, agar tidak ada penyesalan di kemudian hari.” Ia bangkit untuk duduk, memandangku lekat. “Kamu bisa seperti ini terus, menikmati senja dalam kedamaian. Penuh keindahan. Dan aku—,” ia menebah dada, “aku akan menghujanimu dengan cinta. Kamu akan bahagia bersamaku, Laras. Percayalah!”
1030.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai surat untuk masa depan
Baca
+Pustaka
Istri Masa Depan Pembawa Keberuntungan

Istri Masa Depan Pembawa Keberuntungan

Itu artinya sekitar lima bulan lagi. Bai Changyi terdiam sejenak. Dia menatap wajah Li Mei, berusaha menebak apa yang sedang dipikirkannya melalui ekspresinya. Setelah beberapa saat dia baru melanjutkan perkataannya. "Surat ini adalah surat rekomendasi untuk orang-orang yang dianggap mampu lolos dari seleksi. Jenderal Besar Fu, dia … dia memintaku untuk mengikuti seleksi ini."
9.9123.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.7K kali sebagai surat untuk masa depan
Tampilkan Ulasan (61)
Baca
+Pustaka
Mq243550Tini
Saya puas dngn cerita ini yang sat set sat tak bertele tele tak terlalu panjang dn mencakup alur cerita yang bagus. gadis penjual bunga tolong jangan terlalu di buat muter muter alur cerita nya , justru bikin pembaca bosan
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan para Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status