Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tawanan Hasrat Lima Manusia Binatang

Tawanan Hasrat Lima Manusia Binatang

“Lucian benar,” sahut Vrax dengan nada suara yang kini lebih berat oleh gairah yang kembali memuncak. “Kau bicara tentang masa depan yang indah, tapi kunci dari masa depan itu ada di dalam rahimmu. Jika kita ingin melihat kota itu berdiri, maka malam ini adalah waktu yang tepat untuk menanamkan benih pertama.” “Tunggu, bukan itu maksudku—”
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai puisi tentang masa depan
Baca
+Pustaka
ANINDYA: BELIA TERPEDAYA CINTA

ANINDYA: BELIA TERPEDAYA CINTA

Pupus sudah masa depan yang kutiti dengan hati-hati. Kak Rama lantas menggandeng setengah menarikku keluar dari sana. Aku yakin berita ini akan meledak tak sampai esok hari. Ya Tuhan, masalah baru apalagi ini? Rasanya tiada henti merutuki. Aku jadi berkesimpulan, mungkin seseorang sepertiku memang tak lagi boleh memiliki masa depan cerah nan indah? Tolong hambamu ini, Tuhan. ***
9.281.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai puisi tentang masa depan
Tampilkan Ulasan (34)
Baca
+Pustaka
Demigoddess
bagus ceritanya, banyak pesan moralnya, bikin kesel, marah, sedih, terharu dan bahagia..pokoknya lengkap rasanya nano-nano....terima kasih uda bikin cerita yg bagus dan berkualitas kak otor...semangat dan sukses selalu
Genovanie Yenpi Lim
d tunggu thor kelanjutan nya.. pengennya Rama dan anindya bs bersatu dan happy ending walau d awali dg kesalahan.. jdi ga suka sm Rama nyerah gitu dan udh mesra sm Bianca,, tp ga suka jg sikap anin yg tdk trllu nganggap Gio
Baca Semua Ulasan
Who are you (Indonesia)

Who are you (Indonesia)

‘Ini kotak siapa ya’ pikirku Aku penasaran dan membuka kotak itu perlahan, kutemukan secarik surat ‘lagi’ gumamku. Kubuka perlahan kertas tersebut, ditulisan ini terdapat sebuah kalimat. ‘Tidurlah lebih awal, besok adalah hari yang mengejutkan bagimu’ Hanya sepenggal kalimat saja yang tertulis dari surat ini, aku sangat penasaran tentang ‘hari esok’ dan ‘mengejutkan’ ada apakah? Apa yang akan terjadi padaku esok hari.
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 149 kali sebagai puisi tentang masa depan
Baca
+Pustaka
Setelah Melepasmu Pergi

Setelah Melepasmu Pergi

Begitu pandai Ibu menutupi perasaannya padaku. "Ngga ada yang tahu apa yang akan terjadi besok, Bu. Rani mana berpikir kalau semuanya ini akan terjadi. Toh kami sudah sama-sama nabung buat masa depan kami, meskipun ternyata tak berjodoh." "Yowis, semua orang punya masa lalu. Ngga cuma kamu, Nak Lana juga punya masa lalu. Yang penting sekarang masa depan kamu dan keluargamu yang lebih utama."
1018.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 527 kali sebagai puisi tentang masa depan
Baca
+Pustaka
Diam-Diam Jatuh Cinta

Diam-Diam Jatuh Cinta

Sudah saatnya aku meninggalkan masa lalu dan melangkah menuju masa depan. ***
9.728.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 688 kali sebagai puisi tentang masa depan
Baca
+Pustaka
Ratu Iblis Dan Suami Berdarah Dingin

Ratu Iblis Dan Suami Berdarah Dingin

Ia tak menyangka dunia yang begitu luas dan kuat bisa merasa takut. “Takut pada apa?” tanyanya pelan. Cahaya ungu berdenyut lebih keras. Lalu, suara itu bergetar lirih: “Takut pada masa depan. Takut pada bayangan yang kau belum lahirkan.” Suara bumi mengiringi kalimat itu retakan halus muncul di permukaan kristal, seperti jantung yang mulai pecah. Bayangan-bayangan hidup di sekeliling mereka menjerit tanpa suara, lalu menghilang satu per satu menjadi abu ungu.
1.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai puisi tentang masa depan
Baca
+Pustaka
Bayang Masa Lalu

Bayang Masa Lalu

Brak. Rama membanting pintu, dia pergi meninggalkan Kanaya sendiri di ruangan itu. Penuturan Kanaya tidak bisa Rama terima. Karena ramalan konyol orang tuanya tiada. Karena ramalan itu, Rama harus kehilangan ingatan. Meski hidupnya saat ini jauh lebih baik, tapi saat tidak bisa mengingat hal apa pun di masa lalu, semua itu tidak ada artinya. "Ram, kamu mau ke-"
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai puisi tentang masa depan
Baca
+Pustaka
Sakit Sesaat Demi Kebahagian Masa Depan

Sakit Sesaat Demi Kebahagian Masa Depan

Namun, kini mereka berdiri berseberangan di pengadilan. "Kenangan? Ruha, aku sudah memperingatkanmu berkali-kali. Berhentilah terjebak di masa lalu. Kamu sebenarnya bisa punya masa depan yang cerah ...." Ruha menggeleng, matanya basah. "Yosep, aku hanya ingin tahu satu hal. Apa kamu pernah benar-benar mencintaiku?"
7.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 234 kali sebagai puisi tentang masa depan
Baca
+Pustaka
Laki-Laki Misterius

Laki-Laki Misterius

"Di sini waktu serasa berhenti. Tidak ada masa lalu yang menghantui. Tidak ada masa depan untuk dikejar." Aku mengerutkan alis, "Setengah yang awal aku bisa mengerti. Masa lalu memang terkadang menjadi belenggu bagi sebagian orang. Tapi mengatakan tidak ada masa depan untuk dikejar, lalu kau hidup untuk apa? Mengejar masa depan yang lebih baik, membuat manusia mencapai kemajuan, memungkinkan adanya perbaikan." "Ah… apa iya begitu? Buatku alam sudah berjalan dengan baik sebelum manusia mulai dengan mimpi-mimpi mereka tentang masa depan.
105.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 165 kali sebagai puisi tentang masa depan
Baca
+Pustaka
Legenda Bunga Wijaya Kusuma

Legenda Bunga Wijaya Kusuma

Mobil melaju perlahan-lahan tanpa disadari Ki Wahyu Prabawa menatap dari pintu rumahnya sembari tersenyum tipis. "Bukan dari masa lalu ataupun masa kini, akan tetapi masa depan yang tak pernah bisa diprediksi. Tak sekalipun takdir bisa diubah hanya dengan kemampuan penglihatan masa lalu," ucapnya menutup pintu rumahnya.
822 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai puisi tentang masa depan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status