Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pernikahan yang Keliru : Istri Penuh Dosa

Pernikahan yang Keliru : Istri Penuh Dosa

“Tapi kurasa tidak akan begitu, terutama setelah sekian lama.” "Mrs. Whitman, maksudmu…” “Kita selalu merasa kalau masa depan masih sangat panjang dari sekarang dan masih banyak waktu, tapi mungkin masa depan tidak akan selama itu. Kau tidak pernah tahu kapan kecelakaan akan terjadi. Kita harus menghargai setiap menit dan setiap detik yang kita miliki. Jika ada kesalahpahaman, jelaskan saja dan jangan membuat orang yang kau sayangi menunggu terlalu lama.”
8.93.1M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123.1K kali sebagai surat untuk masa depan
Tampilkan Ulasan (2082)
Baca
+Pustaka
Diah Chandra
diawal awal ceritanya bagus banget...tapi pd saat baca sampai pd episode sekian ratus,saya brenti,nyerah,ni crta berbelit belit,ga ada habis2nya ,akhirnya stop..ehh td penasaran buka lagi.. udah episode ribuan..ternyata belom selesai selesai juga......... author napa ga ditamatin aja ,trus bkn crta br
Lissa Helis
haduuh terlanjur nyemplung ngedalemin ceritanya jadi penasaran deh ngikutin terus ... padahal imajinasiku figur di cerita ini orang barat ya tapi imajinasi penulis sepertinya karakter fisik korea, dan berasa drama banget, cuma gemes ya kapan happy endingnya kok hidup Eveline sepertinya sial terus ...
Baca Semua Ulasan
Istri Pilihan Mama

Istri Pilihan Mama

Kasihan anak dan istri Bapak kalau anda terus fokus pada masa lalu. Maaf Pak jika kata-kata saya terdengar sok tahu ataupun sok suci, tapi saya paling tidak suka mendengar semua ini. Kita hidup untuk masa depan, bukan untuk masa lalu dengan terus meratapi nasib. Jadi tanpa perlu banyak berkata-kata lagi, saya harap Bapak sudah paham dengan maksud dari kata-kata saya barusan. Permisi, Pak. Saya izin undur diri," ucap Tantri panjang lebar dengan begitu dewasa melebihi usianya. "Tantri—" Guntur berhasil membuka mulutnya.
9.833.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai surat untuk masa depan
Baca
+Pustaka
Belenggu Hasrat Dendam Membara

Belenggu Hasrat Dendam Membara

Akan ada pernikahan yang tidak perlu disembunyikan dari siapa pun, karena tidak ada lagi yang mengejar. Masa lalu sudah tertinggal di belakang. Untuk pertama kalinya, masa depan tidak terasa seperti ancaman, melainkan undangan.
764 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai surat untuk masa depan
Baca
+Pustaka
Di Ambang Gila

Di Ambang Gila

Dan untuk pertama kalinya, masa depan itu terasa tidak seperti sebuah pertahanan, tetapi seperti sebuah undangan. TBC
916 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai surat untuk masa depan
Baca
+Pustaka
Who are you (Indonesia)

Who are you (Indonesia)

‘Ini kotak siapa ya’ pikirku Aku penasaran dan membuka kotak itu perlahan, kutemukan secarik surat ‘lagi’ gumamku. Kubuka perlahan kertas tersebut, ditulisan ini terdapat sebuah kalimat. ‘Tidurlah lebih awal, besok adalah hari yang mengejutkan bagimu’ Hanya sepenggal kalimat saja yang tertulis dari surat ini, aku sangat penasaran tentang ‘hari esok’ dan ‘mengejutkan’ ada apakah? Apa yang akan terjadi padaku esok hari.
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai surat untuk masa depan
Baca
+Pustaka
Selingkuh itu Ilmiah

Selingkuh itu Ilmiah

Mengurai Masa Lalu, Merajut Masa Depan "Masa lalu adalah pelajaran, masa depan adalah harapan, dan saat ini adalah kesempatan untuk menciptakan kebahagiaan." —Inaya, dalam sebuah wawancara Pertanyaan ibu Rayendra tentang Amsterdam menggantung di udara, menciptakan keheningan yang canggung di meja makan. Inaya merasakan jantungnya berdegup lebih kencang. Ia tahu, masa lalunya di Amsterdam adalah sesuatu yang sensitif, terutama setelah kejadian yang menimpanya di sana.
816 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai surat untuk masa depan
Baca
+Pustaka
KEMBALINYA SANG RATU

KEMBALINYA SANG RATU

Dari tengah Lambusango, ia menulis surat kepada anak-anak muda di seluruh Indonesia: “Jangan malu menjadi anak kampung. Jangan hina suara yang datang dari laut atau hutan. Karena di sanalah masa depan dunia akan berpulang. Kita bukan pewaris masa lalu semata, kita adalah pencipta masa depan. Mari bangun dunia yang tidak mengukur manusia dari seberapa banyak yang mereka ambil, tetapi seberapa dalam mereka mengerti.” Dan dari jauh, langit Buton berwarna tembaga. Senja menuliskan kabanti di cakrawala:
3.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai surat untuk masa depan
Baca
+Pustaka
SELAMAT TINGGAL, MANTAN

SELAMAT TINGGAL, MANTAN

Teringat kembali nasehat ibu saat aku memikirkan pernikahan seumur jagungku dengan Mas Eris. "Kalau Allah memanjangkan umurmu, masa depanmu masih panjang ke depan, Hanin. Kamu nggak boleh terus terbelenggu pada masa lalu. Semua yang telah terlewat cukup dijadikan pembelajaran untuk memperbaiki diri dan melakukan sesuatu yang lebih baik lagi. Fokus menata masa kini dan masa depan. Buka hatimu untuk orang lain. Jika Eris bukan jodohmu, tentu Allah sudah menyiapkan pengganti yang terbaik untukmu."
1059.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai surat untuk masa depan
Tampilkan Ulasan (11)
Baca
+Pustaka
NawankWulan
BAB 24 DOUBLE YA, KAK. BUKA 1 AJA YG 1 NYA JANGAN DIBUKA DULU BIAR DIEDIT JADI BAB 25 SAMA EIH YA. MON MAAF SUSAH SIGNAL DI KAMPUNG JADI DOUBLE BABNYA ... YG SUDAH TERLANJUR BUKA/BACA DOUBLE, BESOK BACA LAGI AJA GANTI BAB 25 YANG SATUNYA. TRIMS ...
MOON
ceritanya bagus. suka karaker hanin, meskipun dia dikenal patuh, lemah lembut, tapi saat orang lain melewati batas dan ngelunjak, dia langsung tegas mengambil sikap. orang baik bukan berarti terlallu baik sampe2 dibego2in orang lain.
Baca Semua Ulasan
Dia Mau Jadi Adik Iparku, Aku Restui!

Dia Mau Jadi Adik Iparku, Aku Restui!

Di hadapanku, masa depan yang cerah perlahan-lahan mulai terbentang. −Tamat−
21.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 827 kali sebagai surat untuk masa depan
Baca
+Pustaka
LELAKI YANG TERKHIANATI

LELAKI YANG TERKHIANATI

Yang terpenting adalah masa kini dan masa depan. Masa lalu adalah kenangan atas perjalanan hidup yang telah terjadi dan sudah berlalu. Sebuah keberuntungan jika seseorang bisa mengambil pelajaran dari masa lalunya dan bergerak menuju ke arah yang lebih baik. Sehingga jika mengalami hal yang mirip ia bisa menyikapinya dengan cara yang berbeda agar menjadi lebih baik.
9.614.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 449 kali sebagai surat untuk masa depan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status