Istri Pilihan Mama
Kasihan anak dan istri Bapak kalau anda terus fokus pada masa lalu.
Maaf Pak jika kata-kata saya terdengar sok tahu ataupun sok suci, tapi saya paling tidak suka mendengar semua ini. Kita hidup untuk masa depan, bukan untuk masa lalu dengan terus meratapi nasib. Jadi tanpa perlu banyak berkata-kata lagi, saya harap Bapak sudah paham dengan maksud dari kata-kata saya barusan. Permisi, Pak. Saya izin undur diri," ucap Tantri panjang lebar dengan begitu dewasa melebihi usianya.
"Tantri—" Guntur berhasil membuka mulutnya.