Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
NIGHTMARE

NIGHTMARE

Umpat ayahnya sembari memperlihatkan senyum yang menyeramkan. Tubuh Reviline bergetar dengan sendirinya menyadari bahwa ia tidak bisa menahan tangisnya terlalu lama. Kilas baliknya begitu cepat hingga jerit keputusan begitu terdengar dari telinganya. Berulang kali hingga frekuensinya mengecil dan kemudian menghilang. Potongan puzzle dimana setiap sudutnya begitu asbtrak, memori masa lalu yang kelam begitu kental didalamnya. Hingga dia melihat siluet orangtunya mulai mengabur dari pandangannya.
9.93.0K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as suspenseful
Read
+Library
Greedy

Greedy

teriaknya. "Arghh ... " Ia menggebrak dan mengacak-acak mejanya. Kertas, buku, pena, dan segala yang berada di atas meja terlempar dan terjatuh. Ia benar-benar merasa cemas. Pikirannya dipenuhi dengan kebimbangan dan jengkel. Apa motif orang misterius tersebut mengirim semua ini? ***
105.4K viewsCompletedAdded to Library 150 Times as suspenseful
Read
+Library
Unknown

Unknown

Sebab nafsuku benar gila ternyata. Dia sempat menjadi penguasa hati. Aku juga sempat munafik untuk mengartikan rasa ini. Bukan lagi nafsu bila berurusan dengan hati. Harusnya aku tidak banyak gengsi. Karna yang harus di lakukan oleh manusia waras adalah syukuri atas apa yang Tuhan beri. Jangan banyak berasumsi dengan hal yang bersifat fiksi, kamu hanya akan terperangkap di ruang imajinasi. Itu kata risalah hati.
2.2K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as suspenseful
Read
+Library
Unexpected Surprise

Unexpected Surprise

ujar Hoshi kepada temannya yang hendak berbelok ke arah kanan. "Hah? Kenapa? Kau lihat something kah?" tanya Rigel serius. "Apa kau dapat kasus baru, beritahu saya!" Ya karena dia mempunyai impian untuk menjadi detektif makanya ia menyukai hal-hal yang berbau misterius. Namun yang didapatinya hanyalah tatapan tajam Hoshi yang menunjuk jejak kaki orang lain yang berada di haluan sebelah.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 102 Times as suspenseful
Read
+Library
Safe Haven

Safe Haven

tanya Teddy dengan heran, Valen menghela nafas pendek. "Nggak gelisah nunggu pengumuman hasil pemungutan suara nanti?" Valen balik bertanya, Teddy tertawa kecil. "Bapak kayaknya yang gelisah, aku sih biasa aja." jawab Teddy, Valen tersenyum kecil tapi hanya diam. "Ya.. sedikit deg-deg an sih."
1.1K viewsOngoingAdded to Library 33 Times as suspenseful
Read
+Library
PUZZLE

PUZZLE

Aku janji deh gak bakal nakal lagi, kalau nakal nanti aku akan janji lagi -Anonim- ******* Sudah hampir sejam Ning menunggu persis kambing congek. Matcha lattenya kini tersisa setengah. Kafe si Bohay yang menjadi tempatnya bertemu dengan Tama pun sudah mulai ramai, padahal tadi sewaktu ia mendaratkan tubuhnya ke sofa empuk berlengan di sudut ruangan yang menghadap arah jendela kafe, tempat ini masih sepi.
102.6K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as suspenseful
Read
+Library
Unexpected

Unexpected

Rasa gelisah benar-benar membuat Helena tidak berkonsentrasi dalam melakukan pekerjaannya. Beberapa kali ia dipergoki melamun oleh rekan kerja maupun pengunjung yang ingin membayar biaya perawatan. Bahkan, saat Maria datang sebelum jam istirahat siang seperti biasanya pun tidak disadari oleh Helena. Kini bukan hanya perasaan gelisah yang mendera Helena, melainkan detak jantungnya juga ikut menjadi tidak beraturan. Ia benar-benar tidak mengetahui dari mana sumber kegelisahan yang kini menderanya berasal. Agar dirinya tidak semakin kacau sehingga membuat pekerjaannya bertambah berantakan, berulang kali ia menanamkan dalam benaknya bahwa yang kini dirasakannya hanyalah suatu kegelisahaan biasa.
9.838.2K viewsCompletedAdded to Library 802 Times as suspenseful
Read
+Library
SCANDAL

SCANDAL

Saat mengetahui itu, perasaan sesak dan marah memenuhi pikiran Sasa. Ekspresi yang ditunjukkan Sasa membuat siapapun yang melihat merinding ketakutan. Laura dan Mira hanya diam mematung. Mereka tahu, apa yang akan dilakukan Sasa saat ini. Mereka cukup mendukung tanpa mengomentari apa yang dilakukan Sasa nanti.
2.7K viewsOngoingAdded to Library 62 Times as suspenseful
Read
+Library
SPERANZA

SPERANZA

kata Speranza dan berjalan menuju kamarnya. Caiden terdiam menatap punggung Speranza. Air matanya jatuh tanpa diminta. Dia sedang dalam dilema. "Maaf." **** Yasa menghidupkan handphonenya lalu mematikannya kembali. Yasa terlihat sedang gelisah. Entah apa yang mengganggu pikirannya saat ini. Byakta memperhatikan Yasa dengan bingung. Dia menyenggol siku Yasa membuat Yasa menatapnya.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as suspenseful
Read
+Library
RENDEZVOUS

RENDEZVOUS

Lagipula antrean ini lebih pendek dibanding film genre horor, pagi-pagi menonton horor aneh tapi nyata. Saat mengantre tiket tiba-tiba pundak Kanza ditepuk oleh seseorang dan sontak membuat Kanza terkejut, "Mbak Kanza?" panggil seseorang itu kini tersenyum lebar melihat dirinya. Berbeda dengan dirinya yang mengusap dadanya lantaran masih terkejut. "Saras ngagetin aja. Kirain aku mau dihipnotis," kata Kanza dengan nada suara yang terdengar kaget. Berbeda dengan Saras malah tertawa mendengar perkataan Kanza yang menurutnya lucu.
109.9K viewsOngoingAdded to Library 277 Times as suspenseful
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status