Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
KURIR CINTA

KURIR CINTA

Hingga akhirnya Ode jadi tahu ketika Aryo bercerita tentang kegagalannya untuk mengatakan cinta pada Dona, padahal ia telah menyiapkan semua sejak sehari sebelumnya. Itulah sepenggal kisah di balik pembuatan puisi yang sedang dibaca oleh Ode malam ini. Sebenarnya puisi itu bukan puisi biasa. Penyebabnya karena Aryo memintanya dengan tiba-tiba tanpa peduli pada Ode. Minta dibuatkan puisi yang berisi ungkapan kerinduan dan kecintaannya pada Dona. Ode agak kalang kabut juga, karena Aryo berharap agar puisi itu segera jadi hanya dalam waktu beberapa menit sehingga ia bisa langsung mengirimkannya pada Dona. Jika puisinya tidak selesai, maka Aryo tidak akan pergi dari kos Ode. “Aryo keterlaluan, t
107.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 196 kali sebagai syarat membuat puisi
Baca
+Pustaka
Suami Dibuang Sayang

Suami Dibuang Sayang

Apa boleh buat. "Baiklah, kamu bantu aku dengan menyediakan kertasnya," pinta Michael. "Ok, tapi kamu harus membuatkanku dua puisi. Nanti akan kugantung puisimu di rumah. Bagaimana?" tanya Ruby sambil tersenyum. Setelah semua perlengkapan disediakan, orang-orang mengelilingi Michael untuk melihat dia menulis puisi. Selain Victor, tidak ada yang pernah melihat Michael menulis puisi.
8.82.5M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95.5K kali sebagai syarat membuat puisi
Tampilkan Ulasan (474)
Baca
+Pustaka
Rafa Khan
aslinya bagus ceritanya, tapi tambah kesini tambah gak jelas. banyak tokoh baru yang bermunculan, ceritanya jadi bias. yang paling lucu kamatian buah ginseng, marcus yang sudah mati malah dihidupkan lagi sam buah ginseng. cameron sebagai kepala keluarga Fu seperti tidak punya kekuatan apapun. ......
Agus Irawan
Hai teman-teman semuanya, Izin promosi. yuuklah pada mampir ke Novelku. judul" Jebakan Gairah Sekretaris Muda" semoga bisa sedikit menghibur kalian, jangan lupa subscribe, dan baca tanpa skip. terima kasih
Baca Semua Ulasan
Senandung Masa SMA

Senandung Masa SMA

“Arai.” “Oke, semua udah bareng sama kelompoknya masing-masing. Sekarang, kalian buat kerangka karya kalian dulu. Tahapan selanjutnya Ibu akan memberitahu tentang temanya! Untuk puisi bertema politik, kalau pantun tentang kebangsaan. Untuk cerpen, mereka meminta kalian untuk membuat karya remaja bertema persahabatan. Ini Ibu bagikan masing-masing kertas folio, tulis di situ. Coret-coretan sederhana nggak apa-apa. Nanti Ibu koreksi dan minggu depan kita bisa ketemu lagi, dan kalian bisa mulai mengerjakannya di komputer. Bagi yang ikut lomba cerpen, kalian boleh start duluan dari rumah. Bawa disket boleh, USB Flash disk boleh, pokoknya kalian bikin duluan aja di rumah, karena cerpen itu banyak
12.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 414 kali sebagai syarat membuat puisi
Baca
+Pustaka
Mengandung Bayi Presdir Dingin

Mengandung Bayi Presdir Dingin

di posisi kedua, dan seterusnya. Namun demikian, kecuali Christopher, tidak ada seorang pun dari mereka yang merupakan ahli puisi. Setelah berdiskusi dengan tim direktur, mereka mengusulkan untuk menyederhanakan peraturan - cukup dengan menyertakan kata kunci dalam puisi. Para tamu tidak keberatan. Karena latar belakang profesional mereka, mereka memiliki beberapa paparan terhadap puisi kuno dan budaya tradisional. Mereka memang bukan ahli, tetapi bermain bersama tidak akan terlalu menantang.
3.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai syarat membuat puisi
Baca
+Pustaka
Rumah Tengah Hutan

Rumah Tengah Hutan

“Kita masih membutuhkan beberapa puisi lagi!” “Sayangnya aku tidak bisa membuat!” “Kamu harus tahu, setiap orang itu bisa membuat puisi. Dan, gaya bahasa harus berbeda, dan tetap mengandung sebuah makna. Sekarang, kamu aku tugaskan membuat sebuah puisi!” katanya. “Siapp ...!” aku semangat.
8.99.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 394 kali sebagai syarat membuat puisi
Baca
+Pustaka
Kemarau Di Ujung Senja

Kemarau Di Ujung Senja

Seberkas kesempurnan mulai tercipta Bukan hanya sekedar fatamorgana Namun kegemilangan yang kan jadi nyata Di sini … Di lubuk hati ini Kamu kan tumbuh dengan keindahan tak terperi Membawa kesejukan yang membuat lupa diri Dan kan menepi Jika tak disayangi Kurang dicintai Apakah engkau mengerti? Segala rasa dalam sanubari Yang memintamu tuk hadir di sini Tuk menenemani Agar mengasihi Karenamu .… Ku jadi begini Kuharus dapatkanmu Apapun yang terjadi! Kenapa aku membaca puisi ini, seolah puisi ini untukku? Siapa yang membuatnya? Semua karangan puisi yang aku buat, aku tidak pernah menemukan puisi yang seindah ini.
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai syarat membuat puisi
Baca
+Pustaka
Istri Galaknya Om CEO

Istri Galaknya Om CEO

Berbeda dengan Haidar yang ahli bikin quotes, Ciara yang sering dibucinin jadi terlatih untuk mahir puisi sampai di hari lahir putra kembarnya, Ciara yang berinisiatif membuat momen romantis saling ungkapan puisi ke pasangan serta ke putranya, keromantisan Ciara itu lebih ke locationnya atau waktunya yang selain pada saat di rumah sakit itu Ciara menciptakan momen romantis ketika menentukan pilihan bulan madu, tempat refreshing, ulang tahun suami dan lain-lain, sedangkan Haidar perbuatannya. Yang tidak boleh dilupakan, aslinya mereka berdua penulis handal, hanya saja sekarang fokusnya ke kerjaan lain dan untuk nulis, masih berusaha menulis kisah nyata mereka. Mengingat puisi dari mereka berd
105.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai syarat membuat puisi
Tampilkan Ulasan (45)
Baca
+Pustaka
Laras_7779
Nurilhuda, Syamsiddhuha, Badridduja, kembar tiganya Abi Ibu yang pengen aku bawa pulang. Kakak Uda pinter bikin salting, Abang Uha vibesnya bawa ketenangan, Adik Uja si paling nggemesin sedunia. Lengkap deh kalian ini
Arsyi An
Cinta banget baca novelnya Kak Azizah. Dewasanya Haidar menggemaskan, ia menasihati, tapi juga intropeksi. Part favoritku: Wanita itu rumah untuk lelakinya. Rumah akan rapi jika yang punya peduli, rumah akan nyaman jika yang punya beriman, rumah akan terang jika yang punya tak lupa kasih sayang
Baca Semua Ulasan
TULPA

TULPA

Aku mengangguk membenarkan. "Kejora kau tahu apa syarat menjadi penulis?" Kak Tiara kembali memandangku dengan tatapan teduhnya. Aku terdiam sejenak, memikirkan jawaban yang menurutku paling tepat. "Um, tata kebahasaan?" jawabku kurang yakin. Kak Tiara mengangguk, dia berkata, "Itu juga benar. Tetapi, bukan itu yang menjadi utamanya."
106.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 180 kali sebagai syarat membuat puisi
Baca
+Pustaka
Si Lesung Pipi

Si Lesung Pipi

Berkali-kali Andrewi menghela nafas karena selalu gagal meredam ceplas-ceplos, menyesali telah membuat Adam seperti terlihat illfeel padanya. “Kak kita udahan aja bahas dialognya. Bikinin puisi ajalah, kak. Aku penasaran sejago apa kakak bikin puisi” “Boleh. Kamu nantangin?” “Wiiih....kalau iya emang kenapa?” “Kamu mau dibikinin berapa puisi? Dua? Tiga? Lima? Sepuluh?”
109.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 323 kali sebagai syarat membuat puisi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status