Suamiku Jadul
Pak Barumun yang mantan Bupati itu juga datang, karena dana awal pembangunan pesantren memang dari dia.
"Bu, Kades," seorang ibu-ibu menyalamiku, aku kenal ibu tersebut, beliau yang punya rumah makan di depan sekolah Butet, dia bersama seorang laki-laki tampan berkacamata. Aku tak ingat mengundang ibu ini.
"Kami diundang si Butet," katanya menjawab pertanyaan dalam hatiku.
"Oh, Butet, itu dia," kataku seraya menunjuk Butet yang lagi bantu jaga hidangan.