Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dandelion (TAMAT)

Dandelion (TAMAT)

Meski ekspresi di depannya sudah tergambar jelas, jangan lupa bahwa Arka adalah orang yang haus akan sebuah pengakuan. "Suka sekali, dimana kamu memetik ini?" Liona menyimpan mawar itu di dekatnya tepat di samping gelasnya. Arka mengangkat dagunya menunjukan ke arah samping kanan dari tempat mereka duduk dan melihat bahwa dinding kaca yang tersembunyi menyimpan taman kecil yang hijau di baliknya. Liona ternganga sekilas, tak percaya dengan yang dia lihat.
1017.9K viewsCompletedAdded to Library 394 Times as tamora square
Read
+Library
Camelia

Camelia

Suara cadel Tama yang kini berusia tiga tahun tampak begitu gembira saat meniup lilin oleh bundanya. "Iya dong sekarang, Sayang." Lia membelai sayang surai anak pertamanya. Wajah tampan Aksa muda tampak di seluruh panca indra anaknya. Dara mengatakan bahwa Tama itu cuma numpang lahir saja dalam rahimnya, karena tidak ada mirip-miripnya dengannya sama sekali. "Eh cebentar. Tama mau berdoa dulu." Bocah kecil itu kemudian mulai berkomat-komit sebentar sebelum kemudian meniup lilinnya dengan gembira.
1031.7K viewsCompletedAdded to Library 729 Times as tamora square
Read
+Library
Malam Bergelora Bersama Tuan Muda Gila

Malam Bergelora Bersama Tuan Muda Gila

Itu adalah sebuah mansion yang memiliki luas sekitar dua hektar dengan halaman luas serta di bagian belakang yang entah ada apa. Karena Tamara tak dapat melihatnya dari depan. “Bawa dia masuk, Tuan Damian sudah menunggu di dalam!” titah seorang pria lagi. “Baik, komandan!” Seorang pria berkepala brontos memberi hormat, setelah itu ia mencengkram erat tangan kiri Tamara yang membuat gadis itu benar-benar merasa terkejut. Tanpa basa-basi lagi, Tamara langsung ditarik paksa untuk masuk ke dalam mansion dengan cat putih tulang tersebut.
679 viewsOngoingAdded to Library 15 Times as tamora square
Read
+Library
AMORAGA

AMORAGA

Raga tidak terlalu yakin, mengingat Amora saja tidak tahu nama kedua orang tuanya apalagi wajahnya. Raga mengantar Amora ke kamarnya. Kamar dengan nuansa vintage yang memanjakan mata. Amora terpesona dengan balkon yang mengarah ke jalan besar. Sangat ramai dan indah. Gedung-gedung pencakar langit seperti lautan bintang. "Gue gak tahu, kalo Italia secantik ini." "Gue juga gak tahu, kalo Italia kalah cantik sama lo." Raga muncul dari belakang, sambil membawa sebuah selimut dan memberikannya pada Amora.
109.2K viewsOngoingAdded to Library 348 Times as tamora square
Read
+Library
DENDAM AMARA

DENDAM AMARA

“Hahaha. Kamu benar-benar lucu.” Perasaan Amara semakin masam. Dia tidak mengerti apakah Andrew sadar dengan penolakannya atau pria itu pura-pura tidak menyadarinya? Jelas sekali Amara secara terang-terangan menunjukan keenggannya untuk berurusan lebih jauh dengannya. “Sore nanti apa kamu memiliki acara? Aku ingin mengajak kamu menonton.” Andrew kembali bersuara. Amara menghela nafas. Orang seperti Andrew ini adalah orang yang paling dia hindari. Sangat naif dan egois. Bersikap seolah-olah semua akan dia dapatkan.
376 viewsOngoingAdded to Library 14 Times as tamora square
Read
+Library
Triplet Rahasia: Paman, Beraninya Melupakan Mommy!

Triplet Rahasia: Paman, Beraninya Melupakan Mommy!

Tamara masih tetap di tempat tidur, tapi dia terlihat ingin muntah beberapa kali sebelum akhirnya dia kembali tenang. “Minuman apa ini? Kau membuatnya dari apa?” tanya Tamara benar-benar merasa terganggu dengan kehadiran aroma teh ini. “Ini teh chamomile, teh kesukaanmu, Amore.” “Ha? Kenapa baunya seperti ini?” “Memangnya baunya seperti apa?” Trevor yang terheran-heran sedari tadi pun menghirupi aroma teh itu. “Sama saja seperti biasa. Sama harumnya,” ujarnya lagi berusaha meyakinkan Tamara.
10285.3K viewsCompletedAdded to Library 7.4K Times as tamora square
Read
+Library
Gara-gara Status Facebook Istri Pertamaku

Gara-gara Status Facebook Istri Pertamaku

Next Tama memacu kuda besinya dengan kecepatan tinggi. Ia harus segera sampai di kampus Namira. Gadis itu meminta untuk bertemu dan Tama menyepakati akan menemui di sekitaran kampus, tempat yang paling aman dariLolita dan mata-matanya.
9.736.6K viewsCompletedAdded to Library 804 Times as tamora square
Read
+Library
Tilasmat

Tilasmat

“Aku bisa menjaga diri.” Akhrirnya setelah sedikit perdebatan, ia pun menyerah lalu menjelaskan detail tempat kedua temanku ditemukan. “Di sekitar tempat itu ada sebuah makam tua yang tak terurus. Di situlah kami menemukan Mesya dan Alin.” “Lalu, apa Kak Rama melihat bunga anggrek di sekitar mereka?” tanyaku memastikan.
105.5K viewsCompletedAdded to Library 137 Times as tamora square
Read
+Library
Tamu Di Rumah

Tamu Di Rumah

kata Roy. Mereka berdua turun dari mobil, Roy membayar karcis agar bisa masuk. Reva benar dibuat melonggo, melihat keindahan taman kota yang berada disana. “Roy, ini taman kota apa surga? Sungguh sangat indah sekali,” puji Reva. Bagaimana tidak dibilang surga, jika taman ujung kota sangatlah indah. Kolam yang sangat besar berada di tengah-tengah, bahkan di kolam tersebut bisa bermain kapal besar yang di muat oleh 10 orang.
16.6K viewsCompletedAdded to Library 646 Times as tamora square
Read
+Library
Mon Amour

Mon Amour

Bukankah saat trimester pertama, hal itu sangat rawan? Srak! Pintu geser yang menuju ruang tamu terbuka dengan kasar dan menampakkan sosok Farrin yang kini terengah-engah. Begitu netra birunya melihat seseorang yang sedang duduk di atas Zabuton—bantal untuk dudukan yang diletakkan di atas Tatami—lantai khas Jepang, mata Farrin melebar. “Kau ....”
108.5K viewsCompletedAdded to Library 195 Times as tamora square
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status