Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pembantu Rasa Nyonya

Pembantu Rasa Nyonya

ucapnya dengan suara sedikit serak. Aku ingat, kalung itu khusus dipesan untuk Amelia. Terlihat sederhana, tidak mencolok, dan bukan berbahan logam murni yang biasanya menjadi incaran penjahat. Namun, ada tombol yang menghubungkan ke Mas Suma di saat keadaan bahaya. Itu juga berfungsi untuk melacak keberadaan pemakai kalau terjadi hal yang tidak diinginkan.
9.81.3M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33.8K kali sebagai calm belt
Tampilkan Ulasan (144)
Baca
+Pustaka
Astika Buana
Maaf, ya. Minggu ini tersendat update. . Penulis lagi siaga satu. Alhamdulillah sudah dilancarkan proses persalinannya, dan baby boy lahir dengan selamat. . Diusahakan hari besuk keseruan keluarga Maharani dan Kusuma kembali hadir. . Terima kasih atas dukungannya.
JP
Ijin promote thor. REVENGE menceritakan derita wanita yang tidak tahu apa-apa disiksa sampai hampir mati hanya dengan satu tuduhan, Pelakor. Bangkit dari kematian berbekal sedikit ilmu bela diri, Claudia melacak semua orang yang membuatnya menderita. Mampir kak buat reviewnya. Thanks.
Baca Semua Ulasan
Terjebak Pesona Bodyguard Misteriusku

Terjebak Pesona Bodyguard Misteriusku

“Begitulah. Tapi, bisa kutahan demi kau lebih percaya diri.” Kate berjinjit untuk mencium pipi Carl. Membuat pria itu tertegun sejenak. “Terima kasih atas pengertianmu.” “Ada yang kurang. Tunggu sebentar.” Carl mengeluarkan sebuah kotak dengan bahan beludru warna navy. Ia mengeluarkan sebuah kalung silver dengan desain sederhana. Dengan liontin berbentuk pohon. “Cantik sekali,” gumam Kate yang terpesona dengan kalung itu.
3.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai calm belt
Baca
+Pustaka
Kutukan Wasiat Kakek

Kutukan Wasiat Kakek

“Alya, kamu harus percaya pada Mbah Karso. Dia tahu apa yang dia lakukan. Jangan terlalu khawatir. Yang penting, kamu tetap pakai kalung jimat yang aku kasih waktu itu. Itu pelindungmu, kamu harus terus mengenakannya.” Alya menatap kalung jimat yang tergantung di lehernya. Kalung itu terasa berat, tapi kini ia merasakan kehangatan yang sedikit menenangkan. “Aku akan terus pakai ini, Narendra. Terima kasih sudah memberikannya.” “Selalu, Alya,” jawab Narendra dengan suara yang sedikit lebih tenang. “Pokoknya, kalau ada yang aneh lagi, langsung kabari aku, ya.”
102.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai calm belt
Baca
+Pustaka
Bayangan Dalam Pandang

Bayangan Dalam Pandang

“Sialan, Satoru! Kenapa selalu iseng di saat seperti ini!?” “Tenang... Tidak dijelaskan semua juga tidak masalah. Dia tidak akan mengerti. Yang penting kamu terlihat meyakinkan.” Pria itu menyerahkan sebuah kalung dengan tali berwarna hitam dan bandul berupa batu biru berbentuk seperti tetesan air kepadaku. Itu adalah alat yang akan kami gunakan hari ini. Hah...
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai calm belt
Baca
+Pustaka
A Bracelet of Love

A Bracelet of Love

ucap Naura sembari berjalan, ketika mereka sampai di lorong menuju taman. "Ya Tuhan! Semoga perhiasan itu tidak hilang lagi," sahut Sarah. "Entah kenapa, gelang itu seolah seperti belut yang licin. Dia seolah melupakan pemiliknya dan tidak mau kembali." Naura tertawa mendengar perumpamaan yang dikatakan Sarah. Dengan sedikit menyesal, dia meningkahi, "Maaf, maaf, yang terakhir ini murni keteledoranku. Aku tadi harus mengangkat telepon dari temanku, dan alhasil melupakannya."
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai calm belt
Baca
+Pustaka
Dalam Rengkuhan Sang Antagonis

Dalam Rengkuhan Sang Antagonis

Ia membukanya, memperlihatkan sebuah gelang logam tipis dengan chip pemancar yang elegan. "Pakai ini," perintah Kaliel sambil melingkarkannya di pergelangan tangan Tatiana. "Ini alat pelacak dan alarm darurat. Jika Elise atau siapa pun mencoba mencelakaimu, tekan permata itu.”
804 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai calm belt
Baca
+Pustaka
Pernikahan Jebakan: Dimanja Sang Presiden

Pernikahan Jebakan: Dimanja Sang Presiden

Syal sutra hitam yang diikat di lehernya ditarik di olehnya. Mata dalam Robert Calvin tertuju pada kalung perak itu.
9.34.9M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 172.3K kali sebagai calm belt
Tampilkan Ulasan (1893)
Baca
+Pustaka
Ina R Ina R
...... sangat senang membaca novel ini syangny hanya sdikit iklan yg bisa d buka untuk bab berikutnya bisa d tambah lagi gak ya karena untuk membeli bonus/koin sya awam atau gaptek tentang teknologi sruh suamiku untuk bayar ngambek terus minta d hapus sja novelny kl byar smntara sya suka baca .........
robertcalvin871
syabas, semoga bisa terus maju karyanya. bagus... sekali pun nama yg di sebut welly jadi wei wei..kkadang, Robert/Rob masih bisa di pake.. Untungnya kami sdh terbiasa dgn nama² watak hero di dlm buku novel yaa.. hehe kami nggak pusing penting jalan ceritanya mantap! nggak tergantung. Terbaikk.. ...️ ...
Baca Semua Ulasan
Tunangan Kecil CEO Muda

Tunangan Kecil CEO Muda

Addison yang tampak familer baginya, membuat Calista nyaman berinteraksi begitu saja. “Om, dengan kecepatan penuh yaa,” pinta Calista setelah memberitahu alamat rumahnya. “Pakai sabuk pengamanmu dengan baik dulu kalau gitu.” “Baik om.” Calista memasang sabuk pengamannya dengan baik.
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai calm belt
Baca
+Pustaka
Menikah Dengan Paman Tunanganku

Menikah Dengan Paman Tunanganku

“Bagaimana? Ada yang tidak nyaman?” “Tidak.” Anatasya menggeleng pelan. Ainsley mengeluarkan sebuah kotak brokat. Begitu dibuka, tampak kalung Buddha Perdamaian dari giok putih berkilau. “Ini giok Buddha Perdamaian. Konon bisa melindungi ibu hamil dan janinnya. Biar aku pakaikan untukmu.”
9.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 357 kali sebagai calm belt
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status