Godaan CEO Cantik Membangkitkan Kultivasi
"Tampar dirimu sendiri sepuluh kali dulu, lalu minta maaf sama Pak Alfan. Kalau dia memaafkanmu, kamu boleh pergi. Kalau dia nggak memaafkanmu, tanganmu akan aku potong."
Fresco tidak berani menunda. Meskipun ada banyak orang yang berdiri di sekitarnya, dia sudah tidak peduli dengan harga diri. Dia langsung menampar dirinya sendiri berkali-kali secara bergantian.
Fresco tahu betul konsekuensinya, sehingga dia pun tidak menahan diri. Setelah sepuluh tamparan, darah mulai mengalir dari sudut bibirnya.
"Bu Diana, sudah cukup?"