Dompet Tak Terbatas
Ia mengangguk kecil dan menjawab mantap,
“Satu koma lima miliar yen.”
Untuk sepersekian detik, mata Tanaka membesar kilatan kaget yang nyaris tak terlihat. Namun, dalam sekejap, wajahnya kembali ke senyum profesional. Ia membungkuk dalam-dalam, menerima kartu dari tangan Dimas dengan kedua tangan, lalu meletakkannya di atas nampan emas bersama kartu-kartu lainnya.
Tanpa berkata apa pun lagi, Tanaka berbalik dan pergi, langkahnya tetap rapi, punggungnya tegak, seolah beban miliaran yen itu tak berarti apa-apa.
Hot Chapters