Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tulang wangi

Tulang wangi

gua bilang tulus. Dia ketawa pelan, masih nyenterin sekitar. Sinar senternya mantul di dedaunan basah dan batang pohon yang gelap. Gua nanya lagi, “Emang amang gak takut, sendirian keliling begini?” Dia langsung nyeletuk, spontan tapi ngena, “Waaahhh… sieun naon, Jang! Leuwih sieun dapur teu ngebul tibatan kapanggih jurig!”
447 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9 kali sebagai tang san dan xiao wu
Baca
+Pustaka
Legenda Negeri Kaili

Legenda Negeri Kaili

Tuan Wu tertawa dan duduk di sebelah Xiao Long. "Para wanita itu yang terpesona padamu, bukan aku." Xiao Long bergeser sedikit. Tuan Wu mendesah kecewa. Dong Xiu Bai dan Tian Min tertawa melihat tingkah kedua pria itu. Xiao Long yang selalu serius dan Tuan Wu yang santai. Keduanya saling bertentangan tetapi terlihat akrab dan harmonis. "Keuntungan hari ini lumayan banyak. Besok kita harus berpindah lagi agar tidak mengundang perhatian." Dong Xiu Bai selesai menghitung koin-koin yang merupakan hasil penjualan mereka hari ini dan menyimpannya dalam sebuah kantong.
107.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 215 kali sebagai tang san dan xiao wu
Baca
+Pustaka
Sang Pemilik Takdir Langit dan Tujuh Wanitanya yang Cantik

Sang Pemilik Takdir Langit dan Tujuh Wanitanya yang Cantik

tanya Tian Zhi pada Tang San. "Ya, aku benar-benar sudah baik. Aku hanya tidak baik-baik saja dengan gurauanmu tadi!" ujarnya masih sedikit kesal. "Hahaha...maafkan aku, Kakak, jika candaanku kelewatan," ujar Tian Zhi sedikit merasa tidak enak dengan kakak seperguruannya itu. "Sudahlah, jangan kau pikirkan, aku hanya bercanda. Adik Zhi, aku berhutang budi padamu, aku akan membalasnya suatu hari nanti," jawab Tang San penuh arti.
1016.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 483 kali sebagai tang san dan xiao wu
Baca
+Pustaka
Legenda Dewa Cahaya

Legenda Dewa Cahaya

kata Xiao Cun. Lu Tian mendengus kesal sambil mengacungkan tombaknya kearah Xiao Wang yang saat itu meminjam nama Xiao Cheng. "Awas kau nanti...Jika sampai bertemu dengan diriku...Kau tak akan pernah aku lepaskan..." ancam Lu Tian. Xiao Wang menjulurkan lidahnya lalu berkata, "Aku menantikannya makhluk lemah! Kekeke!"
1076.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai tang san dan xiao wu
Baca
+Pustaka
LEGENDA TANG HAO

LEGENDA TANG HAO

Tang Hao yang tidak kuasa melihat isak tangis keluarga paman Wang saat meyaksikan uang hasil jerih payah paman Wang memutuskan untuk pergi meninggalkan mereka yang sedang berduka. Di saat akan keluar dari kediaman paman Wang, Tang Hao di hampiri oleh seorang perempuan. Perempuan itu memperkenalkan dirinya."Perkenalkan nama ku Tu Lian, kapten dari pasukan pembersih. Aku sudah mendengar cerita tentang mu dan aku turut berduka." "Apa yang kau mau ?"Tanya Tang Hao, merasa terganggu.
458 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai tang san dan xiao wu
Baca
+Pustaka
Sage Benua Longwu

Sage Benua Longwu

Li Tan tinggal di Kekaisaran Terra, tepatnya di Kota Shuimiao – salah satu provinsi di antara sepuluh provinsi di Terra. Kota Shuimiao ada di tepi Samudra Longwan – menyebabkan Kota Shuimiao menjadi tempat persinggahan para pedagang antar pulau kecil di sekitar Benua Longwu. ++++++ Li Tan mengakhiri kisahnya, Ketika ia melihat mata Li Wei hampir tertutup. “Ceritakan lagi tentang mahluk-mahluk legenda laut,seperti Longxu dan lain-lain,” pinta Li Wei merengek.
9.512.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 275 kali sebagai tang san dan xiao wu
Tampilkan Ulasan (17)
Baca
+Pustaka
Jimmy Chuu
Halo semua. setelah autor melihat minat baca novel ini meningkat, maka autor JD semangat. saat ini akan update 3 bab seminggu. untuk penambah semangat, beri vote dan subscribe novel ini. banyak yg vote dan subscribe, itu tanda kamu suka kisah ini dan autor makin semangat update. terima kasih.
Dahlia Agustin
Cerita yg menarik.. Sy mengikuti pengarang ini, di mulai dr aplikasi tetangga sebelah.. dikarenakan kelanjutannya belum tayang2, sehingga sy mencari kesini, trnyata sm jg blm ada penambahan.. oklah.. dtunggu untuk buku lanjutannyah..
Baca Semua Ulasan
Dendam Sang Tumbal

Dendam Sang Tumbal

ucap Rahayu. Wanita anggun itu menyodorkan sebuah buku usang, berwarna coklat tua. "Tarung Iblis," gumam Rendra. "Ya, benar. Ilmu ini setara dengan Waringin Sungsang dan Lembu Sekilan, karena, menurut orang lain, ini adalah gabungan dari ilmu keduanya. Tidak bisa dipakai sembarangan," ungkap Rahayu.
102.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai tang san dan xiao wu
Baca
+Pustaka
Putra Langit Tak Tertandingi

Putra Langit Tak Tertandingi

Tanyanya sambil menyebut nama kecilnya saat itu. Ding Dan yang masih bingung lalu bertanya dengan terbata, "Ti... Tian Dao. Apakah kau Tian Dao dari desa Sen Cang?" Tanya Ding Dan ragu saat itu. Shu Tian Dao saat itu berkata, "Benar, aku adalah Tian Dao, kawan baikmu semasa kecil dulu, bagaimana keadaan mu sekarang?" Tanya Tian Dao penuh antusias. "A... aku baik, baik-baik saja..." Percakapan mereka saat itu berlangsung beberapa waktu, hingga berhasil membuat rekan-rekan Ding Dan sesama petinggi kota Xia, merasa iri dengan keakraban mereka.
9.310.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 283 kali sebagai tang san dan xiao wu
Baca
+Pustaka
Pewaris Kultivasi Iblis, Raja Kelelawar Hitam

Pewaris Kultivasi Iblis, Raja Kelelawar Hitam

Terutama Wu Lishan dari Sekte Wudang, yang terus-menerus merendahkan cerita Lin Xiaoyu dan Zhao Jingyi dengan komentar sarkastik dan tawa mengejek. Pemuda itu duduk dengan sikap congkak, seolah ia adalah pusat alam semesta dan semua orang lain hanyalah bintang-bintang kecil yang berputar di sekitarnya. Sebuah ide muncul dalam benak Rong Tian. Dengan gerakan halus yang hampir tak terlihat, ia mengeluarkan sebuah jimat kecil dari lengan jubahnya. Jimat itu berwarna hitam dengan tulisan merah yang hampir tak terlihat, salah satu jimat iblis tingkat rendah yang ia kuasai, Jimat Pemanggil Hantu Kecil.
1026.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 773 kali sebagai tang san dan xiao wu
Tampilkan Ulasan (22)
Baca
+Pustaka
Kedai ARYA
masih ingin membacanya tor, tapi mo gimana lagi updatenya aja kek males2an kadang sehari cmn 2 bab coba kl update itu minimal 5 bab per hari jd semangat bacanya, kl updatenya sedikit2 ya kita mo bacanya juga nunggu rapelan beberapa hari biar enak bacanya jd dpt alur cerita nya
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan para Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
Pendekar Kitab Iblis

Pendekar Kitab Iblis

"Pedang Pembelah Gunung!" Zhang Sanfeng mengeluarkan pedang pusaka Wu Tang yang dilemparkannya ke arah Guo Xiang. Ketua Gobi Pay tidak menyangka akan diserang dengan pedang terbang yang menjadi andalan ilmu pedang Wu Tang. Pedang ini berputar kncang dan melesat kencang menuju ke arahnya. "Tapak Dewi Rembulan!" Seberkas cahaya kuning langsung keluar dari telapak tangan Guo Xiang dan mendorong pedang dari Zhang Sanfeng untuk berbalik kembali ke pemiliknya.
1032.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai tang san dan xiao wu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status