Tak Ada yang Kedua
Aku memegang gelas dan berdiri di pintu tangga, berkata padanya yang ada di ruang tamu.
Dia meletakkan pulpen, lalu tersenyum tipis padaku. “Apa pun itu, aku ingin memberikan yang terbaik untuk Nona.”
“Aku tahu Nona mungkin nggak memiliki tempat untukku di hatinya, tapi aku meletakkan Nona di hati yang paling dalam.”
Saat mataku bertemu dengan pandangannya,naku merasa sedikit bingung, dan hatiku yang lama beku, tiba-tiba bergetar.
Hot Chapters