Istri yang Terabaikan
Di depannya berdiri bangunan megah tujuh lantai bertuliskan Tigersky dengan lampu neon berkilau.
Andin di sampingnya tampak cerah, senyumnya lebar, seolah dunia malam sudah menjadi bagian hidupnya.
“Ayo, masuk. Jangan gemetar gitu, nanti dikira tamu baru,” ucap Andin menggandeng tangan Aira yang terasa sedingin es.
Langkah Aira kaku. Sepatu hak tujuh sentimeter membuatnya hampir tersandung, belum lagi kostum ketat yang membuatnya sulit bernapas.