Terjebak Pernikahan Kontrak
“Oke. Buat kamu, Layla, kalau memang mau kamu sendiri ngurusin dan tanpa campur tangan orang lain. No problem, it’s okay. Cuma masalahnya di sini, kok terkesan buru-buru, ya?”
“Layla udah bilang ini nggak buru-buru, Pa,” jawab Layla. Entah kenapa air mata di kelopaknya berkumpul. Ada rasa sakit di hatinya saat melihat Bara ditindas seperti itu. “Layla sama Bara udah diskusi masalah ini. Alasan Layla Cuma satu itu aja, kenapa Layla nggak mau berunding sama keluarga.”
“Layla ... pernikahan itu bukan ajang main-main, lho,” Tante Dena kembali berkomentar. “Pernikahan itu sekali seumur hidup.”
Bab Populer