Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Setelah Perselingkuhan Suamiku Terbongkar

Setelah Perselingkuhan Suamiku Terbongkar

"Kalau kita temenan aja gimana? Mau ya, balas chat saya? Saya nungguin sampai garing, tapi ngga juga dibalas chatnya." "Teman?" tanyaku tak yakin. "Iya, teman. Teman baik, gimana?" tanyanya sambil mengulurkan tangannya di depanku. "Teman?" ucapnya lagi bernada memohon. Okelah, kalau hanya sebatas teman aku tidak masalah. Bukankah kita bisa berteman dengan siapapun? Termasuk dengan laki-laki? "Baik." Aku menyambut uluran tangannya.
9.4166.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.8K kali sebagai tantangan untuk teman
Baca
+Pustaka
MENGAJAR CINTA

MENGAJAR CINTA

jawab Dinda akhirnya, meski terdengar ragu. “Teman?” ulang Dania bingung, matanya menyapu sekitar seolah mencari sosok yang dimaksud. “Mana temannya, Mbak? Masih di jalan, ya? Tapi kayaknya nggak masalah, kan?” lanjutnya santai, tanpa menyadari raut wajah Dinda yang mulai tidak nyaman.
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai tantangan untuk teman
Baca
+Pustaka
Kemelut Cinta Clara

Kemelut Cinta Clara

Sasa mulai merajuk. "Wah..wah! Traktir kita juga dong!" canda teman yang lain. "Santai saja! Aku ada rencana ingin mentraktir sepuluh orang. Siapa yang mau?" Intan menawari teman di kanan kirinya. Mereka sudah lama tidak ditraktir oleh temannya yang cantik ini. Sehingga hampir semua teman putri mengacungkan jari telunjuknya. Tentu tidak semua bisa di belikan jajanan untuk saat ini. Meski Sasa bisa saja mentraktir teman sekelas. Apalagi Roy.
9.54.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai tantangan untuk teman
Baca
+Pustaka
Salah Pengantin

Salah Pengantin

Jo berusaha menghalau pikiran canggungnya. "Iya Jo, tapi temen kan gak ada yang bobo bareng?" Archy menatap Jo serius. "Aku bingung mau nganggap kamu temen, soalnya dibanding dengan Nathan pun kamu udah lebih dari apa yang dia lakuin ke aku." Jo menautkan alisnya. Ia menatap Archy saksama. "Emang, apa aja?"
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai tantangan untuk teman
Baca
+Pustaka
Dibuang Mantan, Dikejar CEO Sultan

Dibuang Mantan, Dikejar CEO Sultan

Temanmu itu tidak akan curiga apa-apa. “Ya, aku khawatir. Kita dalam keadaan terpuruk selama sekian tahun ini. Disaat semua kenalan dan kolega kita tidak ada yang bersedia mendekat dan didekati kita, temanku itu masih mau mengabulkan permintaanku. Aku tidak ingin membuat dia dalam masalah.”
1093.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai tantangan untuk teman
Baca
+Pustaka
Anak Jenius Milik Sang Presdir

Anak Jenius Milik Sang Presdir

"Apa kamu dan teman-temanmu mau jadi temanku? Aku baru pindah kesini, belum punya teman." Intan berbinar-binar, "Tentu, Nona Ellen! Aku senang banget jadi temanmu!" Dia lalu menoleh dan melambaikan tangan pada teman-temannya, "Hei, Nona Ellena ingin berteman dengan kita! Kalian mau kan?" Teman-teman Intan mengangguk antusias, memberi Ellena senyuman yang menghangatkan hati. "Tentu saja aku mau!" sahut yang satunya sambil mengepalkan tinjunya penuh semangat.
9.3105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.9K kali sebagai tantangan untuk teman
Baca
+Pustaka
Tuan Presdir, Nyonya Tidak Ingin Bercerai!

Tuan Presdir, Nyonya Tidak Ingin Bercerai!

tanya Austin. "Tidak, aku hanya sedang menagih ucapan Anda kemarin. Bukankah sekarang kita teman?" balas Amanda. Teman artinya harus saling tolong menolong satu sama lain, dan tuan Austin sangat tahu Apa permasalahannya saat ini, jadi tanpa perlu dia jelaskan secara langsung seharusnya tuan Austin langsung membantunya. Mendengar jawaban Amanda tersebut membuat Austin akhirnya tidak mampu menahan tawa, dia suka sekali sikap Amanda yang tidak ingin kalah seperti ini.
108.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 176 kali sebagai tantangan untuk teman
Baca
+Pustaka
Istri yang Tak Diinginkan dan Kembaran Rahasianya

Istri yang Tak Diinginkan dan Kembaran Rahasianya

Aku menunduk, memainkan potongan tomat di piring. "Hei." Suaranya melembut. "Kita nggak harus melakukan ini." "Melakukan apa?" "Semua ini." Dia memberi isyarat di antara kami. "Seperti yang kubilang tadi, kita bisa jadi teman saja. Tanpa tekanan, tanpa ekspektasi. Hanya ... dua orang yang kadang dipaksa makan oleh nenekku." Kejujuran sederhana dalam suaranya membuat tenggorokanku terasa perih. "Aku mau itu," kataku pelan. "Berteman. Aku cuma ... belum siap. Aku nggak bisa ...."
109.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 236 kali sebagai tantangan untuk teman
Baca
+Pustaka
TERJEBAK DALAM PELUKAN TEMAN SUAMI

TERJEBAK DALAM PELUKAN TEMAN SUAMI

Itu miniatur masjid di Kazakhstan hasil rancangan Darren. "Apa aku mengganggumu?" tanya Yuda datar. "Kulihat kamu sibuk!" lanjutnya basa basi. "Santai saja! Ada yang bisa kubantu?" tanya Darren. Bergegas dia bangkit dan duduk di sofa, berseberangan dengan Yuda. "Besok malam kamu datang ke rumah! Ajak cewek barumu! Istriku mengundang beberapa temannya juga."
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai tantangan untuk teman
Baca
+Pustaka
DIRTY ROMANCE

DIRTY ROMANCE

Raga yang walau tak diajak pun ikut menyusul duduk di sampingnya. "Kalau kamu nyaman dan menganggap aku sebagai teman kamu, ya cerita aja, tapi kalau aku bukan teman aku ..." Raga terdengar sedikit mendesak. "Sorry ya, bukan berarti aku maksa kamu, loh."
9.911.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 409 kali sebagai tantangan untuk teman
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status