Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

tanya Baraka sambil biarkan Pande Bungkus mendekatinya dari arah samping kanan. "Aku bernama Jelita Buleningtyas," kata si rambut pirang bermata biru. "Panggil saja Jelita Bule. Dan dia temanku bernama...." "Pesona Indah," jawab si rambut hitam yang tadi menyerang Baraka. Pande Bungkus tertawa pelan dan berkata takut-takut, "Namanya mirip nama perkampungan orang-orang kadipaten. Pesona Indah. Hi hi hi hi "
1031.1K viewsOngoingAdded to Library 714 Times as tante indah
Read
+Library
Status Janda Untuk Istriku

Status Janda Untuk Istriku

Nadine meletakkan nampan berisi kentang goreng dan duduk di hadapan Keisha sambil menatapnya curiga. Keisha mengerjap, melepaskan sedotannya, lalu menyandarkan punggungnya ke kursi. "Aku lagi mikirin orang, Nad." Nadine nyaris tersedak kentang gorengnya. Mata gadis berambut bob itu membelalak lebar. "Serius? Seorang Keisha Humaira, putri mahkota Keinan & Partners yang standar cowoknya setinggi langit ketujuh, lagi mikirin cowok? Siapa?! Anak Hukum? Anak Kedokteran? Atau Kak Dimas ketua BEM yang kemarin deketin lo itu?"
1.1K viewsOngoingAdded to Library 23 Times as tante indah
Read
+Library
Istri Tawanan Duda Tampan

Istri Tawanan Duda Tampan

"Oh iya, Tante, kasih tahu Iel dong, Tante suka sama orang seperti apa?" "Suka?" "Iya, kalau Tante nikah, Tante nikah sama orang yang kayak gimana?" Elena yang awalnya kebingungan, kini paham dan mulai berpikir serius. Dia sebelumnya tidak berpikir untuk hal-hal semacam pernikahan, tapi dia tentu memiliki sosok ideal baginya. "Hmm, pertama, tentu saja dia harus baik. Tante suka yang perhatian dan tidak pernah kasar. Kedua, dia harus punya pekerjaan dan orangnya rajin. Ketiga, kalau bisa dia tampan, tapi tidak juga tidak apa-apa, yang penting dia sayang sama Tante."
1020.6K viewsCompletedAdded to Library 474 Times as tante indah
Read
+Library
Janda Tapi Perawan

Janda Tapi Perawan

tutur Gading. "Lalu, apa hubungannya Jati pulang pergi ke New York dengan istriku?" Manggala menautkan alis tak mengerti. "Kamu tahu Tante Andini, kan?" "Ibunya Jati?" terka Manggala. "Iya! Tante Andini rupanya kenal dengan ibuku. Mereka satu grup arisan. Saat pertemuan, Tante Andini bercerita kalau Jati sekarang sedang sibuk berjuang meraih hati istri pertamanya," beber Gading.
1016.2K viewsCompletedAdded to Library 356 Times as tante indah
Read
+Library
Behind The Smile

Behind The Smile

tanya Naufal "Tenang aja. Gue bukan anak kecil lagi." Indah berjalan mengambil sepeda nya yang dipakirkan tadi. "Gue pulang duluan ya. Bye!" Indah melambaikan tangannya. Sofi, Dylan dan Naufal membalas lambaian tangannya. "Makasih udah nraktir gue." "Hati-hati Ndah." "Bye pelit!"
103.0K viewsOngoingAdded to Library 114 Times as tante indah
Read
+Library
Sang Penakluk

Sang Penakluk

Indira mengambil tabloid yang entah kapan, berhasil mengambil gambar dirinya, sedang duduk di lobi hotel dengan tawa yang terurai bersama Jan yang duduk di sebelahnya. “Kacau! Setiap aku balik ke Bali, mendadak jadi artis dadakan!” keluh Indira dengan wajah kesal. Judul berita tabloid itu juga sangat menyentil egonya sebagai wanita. ‘Janda Alden Aminata, dekat dengan pengusaha nomor satu se-Asia Tenggara, Jantayu Antareja?’ Indira mendekat pada Dayu dan Lila yang sedang membuat kopi di ujung ruangan.
1046.4K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as tante indah
Read
+Library
Tante Lusi Yang Menggoda

Tante Lusi Yang Menggoda

Begitu melihat wajah cantik penuh pesona itu, rasanya langit runtuh di atas kepalaku. "Tante Lusi?" "Ko ... kok kamu di sini?!" Nama lengkap Tante Lusi itu Lusi Samanta, ibunya sahabat dekat istriku. Usianya sudah empat puluhan, tetapi penampilannya luar biasa mempesona. Wajahnya cantik dan elegan, tanpa kerutan usia sedikitpun. Malah seperti buah persik matang, semakin tua semakin menggoda.
10.9K viewsCompletedAdded to Library 227 Times as tante indah
Read
+Library
Tawanan yang Menawan

Tawanan yang Menawan

“Tentang yang terjadi di luar tadi...” “Oh, itu?” Indah memotong, bahunya mengangkat sedikit. “Aku tak peduli dengan urusan kalian berdua. Itu bukan urusanku.” Dia memalingkan muka, pura-pura membereskan tas kecilnya. “Aku bukan siapa-siapa kalian. Aku hanya orang yang tanpa sengaja menolong karena kemanusiaan. Bukan untuk mengurusi kehidupan pribadi kalian.” Tapi Ambarani melihat tangan Indah yang sedikit gemetar. Dia melihat bagaimana Indah menghindari kontak mata. “Indah, kau tidak perlu berpura-pura...”
1015.9K viewsCompletedAdded to Library 525 Times as tante indah
Read
+Library
Tante, Berhentilah Mengejarku

Tante, Berhentilah Mengejarku

tanya tante Mila andre mengangguk setuju, dan mengambil beberapa roti tawar yang sudah ada di atas meja makan untuk dirinya dan tantenya itu. saat meletakkan roti itu di piring tante mila ia tak sengaja melihat bibirnya tante mila yang mungil dan berwarna merah muda, seakan menggoda Andre, dan tanpa sadar mengatakan hal yang membuatnya malu sendiri. "Bibir tante seksi, pasti rasanya sangat manis." ucapan itu lolos dari bibirnya dan terdengar oleh tantenya itu.
3.2K viewsOngoingAdded to Library 88 Times as tante indah
Read
+Library
Kita Beli Kesombongan Mertuamu, Nduk!

Kita Beli Kesombongan Mertuamu, Nduk!

Kania menuntun tangan mungil Indah, menuju tempat tidur Keisha. "Echa, ini temen yang tante bilang tadi. Namanya Indah." Indah mengulurkan tangannya. "Hai, Echa, aku Indah. " Sejenak Keisha termangu, menatap tangan mungil yang terulur ke arahnya. Kemudian menggulirkan pandangan ke Kania, seperti meminta persetujuan di tengah keraguannya.
10144.5K viewsCompletedAdded to Library 5.6K Times as tante indah
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status