DIKHIANATI IBU SAMBUNGKU DAN CALON SUAMIKU
Dia tidak berhak mengatakan demikian pada lelaki itu, yang notabenenya adalah kakak ipar.
"Tante Sukma, kasar!" sahut Tania, bibirnya mencebik. Setelah mendengar ucapan dari Sukma. Wanita itu memang suka bicara ngawur, dia bicara harga diri dan juga rasa malu. Tapi sayang, dia sendiri tidak bercermin. Dia tidak berpikir bahwa dengan menginap di rumah kakak iparnya yang sekarang sedang masa tidak memiliki istri, adalah suatu masalah besar. Bukankah itu bisa menimbulkan fitnah? Ah, wanita itu memang banyak bicara namun sempit dalam berpikir. Apa jangan-jangan dia juga ingin merayu Anton? Jika itu benar adanya. Sifatnya tidak jauh dari Alma dan juga Satria.