Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
PUSAKA PEDANG BATU SELEMBUR

PUSAKA PEDANG BATU SELEMBUR

Menandakan, pertapaannya tidak terganggu. "Kris Samber Nyawa!" serunya demikian sambil mengeluarkan sebuah benda pusaka yang terikat di pinggangnya. Kris Samber Nyawa, setidaknya Itulah yang diserukan pria sepuh itu. Mengangkat tinggi-tinggi benda pusakanya tersebut. Kris tersebut lantas mengeluarkan cahaya keemasan yang sangat menyilaukan mata. Dalam satu tarikan napas, Astagina sudah berada di tengah-tengah para Dedemit Air itu. Tangannya mengayun cepat, menghunuskan Kris tersebut ke salah satu Dedemit Air.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai tarik pusaka
Baca
+Pustaka
PUSAKA PEDANG LANGIT

PUSAKA PEDANG LANGIT

Padahal ia sendiri tak pernah merasa begitu, i malah merasa terancam ptadi, jadi jelas ia membereskan tanaman air itu. “Kalian membawa pedang pusaka,” jelas Kakek tua itu yang tahu, jika salah satu diantara mereka memiliki pedang pusaka. Azil langsung melihat ke arah Zoe yang memiliki pedang itu, keberadaan pedang langit memang tidak bisa diabaikan. Bahkan kekuatan bisa dirasakan oleh orang-orang hebat. “Pedang ku, memang benda pusaka. Tapi aku masih berlatih,” jawab Zoe tahu apa tujuan yang dimaksud kakek tua itu.
1020.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 776 kali sebagai tarik pusaka
Baca
+Pustaka
KSATRIA TIGA JAMAN

KSATRIA TIGA JAMAN

"Gusti Kembar, senjata rahasia itu adalah sebuah tombak pusaka yang dibuat dari batu pusaka yang berusia ribuan tahun. Tuah tombak itu sungguh luar biasa. Dengan tombak itu anda dapat membunuh orang tanpa harus menyentuhnya. Bahkan tuahnya dapat menetralkan semua ajian dan kesaktian yang dimiliki seseorang." Mata Ra Kembar berbinar, dia memang suka mengumpulkan benda pusaka. Jika dia memenangkan sebuah peperangan, biasanya dia akan menjarah benda pusaka yang dimiliki pemimpin pasukan musuh. Sudah banyak koleksi senjata pusaka miliknya, namun dari semua koleksi pusakanya, belum ada satupun yang memuaskan dirinya. "Jika memang itu benar adanya, kurasa aku akan dapat merampasnya ketika kita be
1023.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 853 kali sebagai tarik pusaka
Baca
+Pustaka
Aku dan Teman Suamiku

Aku dan Teman Suamiku

"Lho, tabunganmu habis dong Rik, belum tadi bayar rumah sakit" "Ga papa, Mas. Saya juga duit disimpen banyak-banyak untuk siapa dan untuk apa, biar digunakan untuk Tara dan Yusuf saja." "Cucu kakek, sabtu depan aqiqah ya, sunnahnya begitu." Erik berdiri dari duduknya, membawa piring kotor ke belakang. Sedang Tara masih menatap punggung pamannya yang menghilang dari balik tembok.
10130.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.4K kali sebagai tarik pusaka
Baca
+Pustaka
Pendekar Kembara Semesta Seri 2

Pendekar Kembara Semesta Seri 2

Kemarahan yang ingin dilampiaskan terhadap Miguna. ”Bangsat laknat! Kamu harus menebus dua nyawa anak buahku, Tua Bangka!” kata Taskara sambil mengeluarkan trisula pendek yang terselip di pinggangnya. Senjata sakti itu memancarkan sinar ungu dan menebarkan hawa panas di sekitarnya.
1012.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 277 kali sebagai tarik pusaka
Baca
+Pustaka
Purba Sang Pemuas

Purba Sang Pemuas

"Punggungmu basah berkeringat banget... hhh... a-aku rela bagi jatah, asal kamu mau masukin keris pusaka itu ke liangku." Merasakan ada betina dominan lain yang berani menuntut ritual pembuahan di tengah jalan, Arya seketika menghentikan hantaman pinggul beringasnya. Ditariknya paksa pusaka raksasa berlumur cairan kental itu keluar dari rahim ketat Clarissa hingga menciptakan bunyi tarikan ruang hampa yang basah. Lantaran kehilangan sumber pemicu kenikmatan utamanya secara mendadak, Clarissa langsung merengek panjang memohon pusaka itu dikembalikan segera ke sarangnya.
9.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 275 kali sebagai tarik pusaka
Baca
+Pustaka
TAKHTA BAYANGAN

TAKHTA BAYANGAN

jawab Lars, suaranya gemetar. Setelah memastikan area sekitar aman, kelompok itu memutuskan untuk bermalam di reruntuhan tersebut. Ayra duduk bersila di samping Lars, memintanya menjelaskan lebih detail tentang apa yang ia ketahui. “Mereka memiliki senjata biologis,” katanya pelan. “Aku mendengar mereka menyebutnya ‘Proyek Nemesis’. Aku tidak tahu apa tepatnya, tapi aku melihat mereka membawa wadah besar yang penuh dengan cairan hitam pekat. Itu bukan hal yang normal.”
101.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai tarik pusaka
Baca
+Pustaka
Terjerat Pesona Kakak Tiriku

Terjerat Pesona Kakak Tiriku

Namun, ia tidak tahu bagaimana cara menolak tawaran dosennya itu tanpa terkesan tidak sopan. "Kamu ke parkiran dulu," ucap Revan, perlahan melepaskan genggaman tangannya. "Saya ke toilet sebentar. Nanti saya akan segera menyusul!" ucap Revan, berbalik dan berjalan menuju arah yang berlawanan.
105.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai tarik pusaka
Baca
+Pustaka
Takkan Kembali Lagi

Takkan Kembali Lagi

Janggut tipis tumbuh di wajahnya. Vincent duduk di tangga batu di depan pintu sambil meminum wiski seteguk demi seteguk. Sorot tatapannya tampak kosong. Dia jatuh bebas dari puncak kekuasaan ke dalam jurang. "Putra Telantar Keluarga Gredi", "Hak Suksesi Dunia Bawah Tanah Jatuh ke Tangan yang Salah", "Si Pangeran yang Terpuruk Menangis di Jalanan".
7.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 218 kali sebagai tarik pusaka
Baca
+Pustaka
ISTRI SEMPURNAKU

ISTRI SEMPURNAKU

Masih jam sepuluh pagi, kami bisa istirahat sebelum mempersiapkan bahan-bahan untuk jualan besok. "Bapak dan Ibu jangan pernah bosan mendoakan Nurul agar kuat dan semangat. Mudah-mudahan ke depannya kita sanggup menggaji orang agar Bapak dan Ibu tinggal duduk memantau saja," ujarku. "Aamiin," balas keduanya dengan seulas senyum. "Mama!" seru putriku, memeluk lututku. Puspita yang masih sekolah taman kanak-kanak kini sekolah di 'TK Ya Bunayya' yang tidak terlalu jauh dari sini. Dia berjalan kaki dengan teman sebayanya.
4.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai tarik pusaka
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status