Atasanku, Suami Keduaku
Arsya memandang Indah, “Bed sheet yang paling bagus, jubah mandi, handuk, sandal kamar, beberapa piyama wanita, juga lilin aromaterapi untuk di kamar mandi. Atau … garam mandi dan segala wewangian aromaterapi agar lebih rileks.”
“Oh, ehem.” Yeni merasa tenggorokannya sedikit kering saat mendengar Arsya menyebutkan dengan sangat luwes tentang segala perlengkapan mandi tadi. “Kalau begitu kita segera ke Bed & Bath Boutique. Lewat sini, Pak. Ayo, In,” ajak Yeni, melambai pada Indah agar mempercepat langkahnya.