Dokter Sakti Penguasa Dunia
Ramping, lentik, dan seputih salju, seperti tangan seorang bidadari.
"Halo, aku Ewan." Ewan menjabat tangannya, merasakan telapak gadis itu halus dan lembut, lalu bertanya dengan senyuman hangat, "Namamu Mini?"
"Ya, aku Mini." Gadis itu tersenyum manis.
Ewan sempat melirik ke dadanya lagi, dalam hati berkomentar, 'Ini jelas nggak mini, tapi jumbo.'
Benar-benar aneh, seakan-akan dari kecil dia tumbuh dengan makan semangka setiap hari. Bahkan ukurannya melebihi Lisa dan Neva, sungguh tak masuk akal.