Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Chef Galak Itu Mantan Pacarku

Chef Galak Itu Mantan Pacarku

Mungkin sadar terus diperhatikan, kepalanya terangkat dan langsung bertemu dengan mataku. Aku terjebak. "Mau tambah sarapannya Mama?" Perutku seperti diremas. ***
1059.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai tatap mata saya
Tampilkan Ulasan (32)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Daniel&Mutia Official
bagus banget ,suka semua karakter, Hiro, naga ,gun ,Mita, ed,prili, paling kagum sama Mita, tegar banget .karakter bener" tahan banting mandiri gak menye" tp gak berisik jg tenang diam ,baik JD banyak yang merangkul
Baca Semua Ulasan
ANAK YANG DIBAWA SUAMIKU

ANAK YANG DIBAWA SUAMIKU

Air mata adalah gambaran rasa yang ada dalam sanubari. Mobil terpaksa kutepikan karena mata tak mampu melihat dengan jelas. Butiran air bergerombol di kelopak mata. Kemudian jatuh bagai air hujan di musim panas. Jangan tanya bagaimana perasaanku saat ini. Hancur, seperti kaca yang jatuh di lantai. Remuk tak lagi utuh. Talita hanya diam, dia bingung dengan situasi yang menimpa kini. Anak itu hanya melirikku beberapa kali. Hingga sebuah pelukan ia berikan padaku.
107.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 275 kali sebagai tatap mata saya
Baca
+Pustaka
Air Mata di Hari Persandingan

Air Mata di Hari Persandingan

Apakah itu semua tak layak untukku, Allah, ataukah dia yang terlalu sempurna, lalu diriku yang terlalu hina? Aisyah menyeka airmata yang mengalir deras di pipinya, lalu ia pun segera meraih ponselnya yang tiba-tiba bergetar. "Assalamu'alaikum, Ma," ucap Aisyah menyapa mama mertua yang menghubunginya itu. "Ai, apa Bram nggak ada di rumah sekarang? Mama hubungin kok nggak direspon?" "Mas Bram keluar sebentar, Ma."
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai tatap mata saya
Baca
+Pustaka
Air Mata Suami dan Mertuaku

Air Mata Suami dan Mertuaku

' ucapnya dalam hati. Matanya mulai memejam. Berbaring sebentar di kursi santai ini beberapa menit, mungkin bisa sedikit menghilangkan kepenatan dan kejenuhan, pikirnya. Baru beberapa detik mata dengan bulu lentik itu terpejam, ia tersentak mendengar suara seseorang yang menyapanya. "Jadi di sini tempatmu menenangkan diri?" Sontak Marwa terbangun dan menoleh ke arah asal suara.
5.713.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 379 kali sebagai tatap mata saya
Baca
+Pustaka
Skandal Asmara Putri yang Terlarang

Skandal Asmara Putri yang Terlarang

POV Matilda Tatapan Otto mengisyaratkan rasa geli yang penuh teka-teki—atau mungkin sesuatu yang bahkan lebih dingin. “Aku melakukan apa yang harus kulakukan.” Suaranya pelan, lugas, seolah menyatakan kebenaran yang tak tergoyahkan. “Aku tidak akan mengaku menyesal telah mengkhianati ibumu, tetapi aku dapat mengatakan bahwa aku tidak menikmatinya—meskipun dia tidak hidup untuk menyaksikannya. Beberapa hal memang harus dilakukan.”
103.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai tatap mata saya
Baca
+Pustaka
Kembar Dua: Daddy, Berhenti Mengganggu Mommy!

Kembar Dua: Daddy, Berhenti Mengganggu Mommy!

“Shit! I’ve missed the way you feel, Katya,” bisik Matt di telinganya dengan suara berat. Matt membalikkan tubuh wanita itu. Dan Kate melihat tatapan itu, tatapan yang sering diberikan Matt saat mendambanya.
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai tatap mata saya
Baca
+Pustaka
Terpaksa Satu Atap

Terpaksa Satu Atap

Mata mereka berdua tidak sengaja beradu ketika Arthur melewati mejanya. "Siang Pak..." Sapa Angela dan Jimy bersamaan ketika Arthur melewati meja mereka. "Hemm..." Arthur hanya berdeham saja dengan mata mengarah pada istrinya yang belepotan saus di sudut bibirnya. "Makan kayak anak kecil." Batin Arthur dan berlalu begitu saja dengan senyum tipis nyaris tak terlihat di sudut bibirnya. Entah mengapa Yuana yang apa adanya seperti itu justru terlihat manis di mata Arthur. Andai tidak ada banyak orang di sana, dia pasti akan suka rela menyeka sudut bibir Yuana yang belepotan dengan ibu jarinya atau kalau perlu dia akan membersihkannya dengan bibirnya sendiri. Ehh??
10801 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai tatap mata saya
Baca
+Pustaka
MATI RASA

MATI RASA

] Ucap Farhan marah dan terlihat raut wajahnya begitu jengkel. [Aku minta maaf sayang, aku kemarin lagi sibuk buat persiapan kontrak kerja sama aku! Kamu jangan berfikiran yang aneh-aneh. Aku enggak akan mungkin main serong di belakang kamu, karena aku udah berkomitmen sama kamu! Tolong dong kamu jangan gini! Aku tu sakit tau kamu giniin!]
107.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 253 kali sebagai tatap mata saya
Baca
+Pustaka
Penakluk Wanita

Penakluk Wanita

Ucap Harry. Matt berdiri dan menatap keluar jendela. Ia menatap bunga bunga yang sering di sirami oleh sang ibu. “Goodbye, Mom.”
9.98.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 164 kali sebagai tatap mata saya
Baca
+Pustaka
Pewaris Tunggal Pura-pura Miskin

Pewaris Tunggal Pura-pura Miskin

Enggak bisa banget kayaknya lihat aku senang? “Memang aku kenapa?” tanyaku balik. “Kok tadi kulihat kamu tersenyum sendiri sambil kedua bola matamu itu tertutup sebelah,” tunjuk Atul pada mata kiriku. “Enggak kok, kamu salah lihat saja,” jawabku sembari membulatkan bola mataku. “Kenapa kamu marah? Aku kan cuma tanya. Salahkah aku?” “Tadi kan kamu tanya, kenapa bola mata di tutup sebelah? Jadi kubulatkan saja kedua bola mataku ini. Puas?” Aku berlalu meninggalkan Atul yang masih kebingungan.
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai tatap mata saya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status