Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
ISTRI LUGU MANDOR TAMPAN

ISTRI LUGU MANDOR TAMPAN

Tatapannya kembali memindaiku. Sepasang matanya yang selalu terpancar tajam itu begitu mengintimidasiku hingga aku malah menjatuhkan tatapanku ke bawah menjadi tak memiliki keberanian untuk mencecarnya dengan sengit. Bahkan di saat seperti ini pun aku malah terpukau dengan ketampanannya. Selalu sangat mudah bagi Mas Bara untuk menaklukkan aku, walau itu hanya dengan sorot matanya saja.
9.664.6K viewsCompletedAdded to Library 1.9K Times as tatap mata saya
Read
+Library
Air Mata si Kupu-Kupu Malam

Air Mata si Kupu-Kupu Malam

"Kamu sudah berani bohongin saya. Kamu negeremehkan seorang Mami Berliana. Kamu pikir kamu bisa lolos dari menipu saya? Kamu lupa siapa saya?!" Tatapan Mami melotot. "Aku nggak bermaksud, Mi, maafin aku." Laura menunduk dengan mata terpejam, membuat air matanya meleleh kian deras. "Semudah itu saya akan maafin kamu?"
101.1K viewsOngoingAdded to Library 33 Times as tatap mata saya
Read
+Library
JAIME (Indonesia)

JAIME (Indonesia)

Deg-deg Deg-deg Deg-deg-deg Satu-satunya yang memenuhi hati, pikiran, dan tatapan mata hanyalah sosok rupawan. Baik Nayra ataupun Dhanu, keduanya sama-sama terjebak tatapan bola mata indah. Hingga kemudian, sebuah panggilan tidak terduga membuyarkan aksi tatapan Dhanu dan Nayra. "Dhanu, ngapain bengong di situ?"
1010.4K viewsCompletedAdded to Library 238 Times as tatap mata saya
Read
+Library
Sahabat, Tapi Jatuh Cinta

Sahabat, Tapi Jatuh Cinta

ucap Fibi dengan wajah berseri-seri dan terharu. “Nggak usah masang wajah gitu. Nggak cocok!” Yang sebenarnya adalah, jantung Edwin berdetak sangat cepat saat ini.
101.4K viewsOngoingAdded to Library 40 Times as tatap mata saya
Read
+Library
Tukang Pijat Tampan

Tukang Pijat Tampan

Tatapan itu dalam dan penuh arti, “Hanya duduk doang? Mana seru!” Jantung Adit semakin berantakan. Ia paham maksud Renata sebetulnya. Tapi, ia malu, ia tak mau Renata tahu jika ularnya itu tak bisa bangun. “E—mau dipijit?” tanya Adit. “Kamu kok bisa tahan ya…” “M-maksudnya?”
10599.5K viewsCompletedAdded to Library 18.6K Times as tatap mata saya
Read
+Library
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

tanya Nara, sebuah pertanyaan yang selama ini ia simpan di lubuk hatinya yang paling dalam. Sang Gema Abadi tersenyum misterius. Ia menyentuh permukaan meja kayu itu, dan sebuah cermin muncul. Di dalam cermin itu, Nara tidak melihat dirinya sendiri. Ia melihat sosok pembaca yang sedang menatap layar saat ini.
965 viewsOngoingAdded to Library 31 Times as tatap mata saya
Read
+Library
Dosen Galakku, Suami Rahasiaku

Dosen Galakku, Suami Rahasiaku

“Istri Abang yang paling cantik sedunia...” Kali ini Mataya melirik sekilas, lalu kembali memalingkan wajah. Dante langsung tersenyum puas. “Lihat, kan? Berarti masih mau lihat Abang.” “Siapa bilang?” “Matanya tadi melihat Abang.” “Cuma kebetulan.” “Kalau begitu, Abang harus bikin kebetulannya lebih sering.” Mataya mendesah kasar. “Abang jangan mulai deh.”
1066.8K viewsOngoingAdded to Library 1.5K Times as tatap mata saya
Read
+Library
My Captain Pilot

My Captain Pilot

Mataku perih sekali, dan sesaat pandanganku mengabur. “Dis? Cepet cobain, pasti cocok banget di badan lu!” Cik Mey melihat ke arahku, dan otomatis melihat air mata yang menggenangi pelupuk mataku. “Ya ampun Cik, serius ini masterpiece banget bagi gue. Baguuuss banget!!!” Aku menyeka air mataku. Cik Mey datang menghampiri dan menepuk bahuku. “I know that feeling Dis, cepet cobain dan kasih foto lu ke calon laki lu!”
107.5K viewsOngoingAdded to Library 283 Times as tatap mata saya
Read
+Library
Kapokmu Kapan, Mas?

Kapokmu Kapan, Mas?

Kapokmu Kapan, Mas? (38b) Saat mata kami bertemu, aku bisa melihat wajanya merah padam. "Maaf, saya refleks karena khawatir," ucapnya seraya memalingkan wajah. "Iya ...." Hanya itu yang bisa kujawab. Pak Arsyad kembali menoleh ke arahku. "Kamu sudah makan?" tanyanya. Aku menggeleng.
1079.8K viewsCompletedAdded to Library 2.1K Times as tatap mata saya
Read
+Library
Dari Mantan Jadi Ipar

Dari Mantan Jadi Ipar

Kini, Mas Athaar membalas tatapanku. Mataku dan Mas Athaar saling beradu pandang. Seolah-olah kami sedang berkomunikasi lewat tatapan. "Kamu terlalu buruk menilaiku, Mas. Aku pikir, kamu nggak berpikir sependek ini. Tapi kenyataannya ... kamu nggak sebaik yang aku kira." Aku menunduk, rasa hati usah ditanya lagi. Ingin menangis, tapi malu. Ditahan pun tak bisa. Oh, Allah kenapa aku harus terjebak dengan perasaan ini?
1012.3K viewsCompletedAdded to Library 320 Times as tatap mata saya
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status