Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mata Ketiga

Mata Ketiga

tutur halus sang ibu. Lydia terlihat masih sibuk dengan barang bawaannya. Terlihat satu tas ransel cukup besar serta sebuah travel bag warna merah siap dibawanya. Ibunya yang sedari tadi memperhatikan Lydia senyum-senyum sendiri. Dia berharap masa depan anak gadisnya itu lebih cerah saat pindah ke Jawa. Khususnya keistimewaan dari Lydia yang memiliki ‘Mata Ketiga’ karena dapat melihat penampakan makhluk halus, semoga tidak menghalanginya meraih cita-cita di kemudian hari.
2.4K viewsOngoingAdded to Library 92 Times as tatapan mata elang
Read
+Library
Langit Pelangi

Langit Pelangi

Ucapnya seraya menepuk bahu pelangi Pelangi menggelengkan kepala nya "Haaaaaa arab muka gw mau ditaroh dimana aish" rengek nya. Arabelle semakin bingung, ini pelangi beneran kesambet setan atau gimana? Fikirnya. Arabelle memukul punggung pelangi sedikit keras "lo kenapasih? Ada masalah apa? Ayo cerita dong.Kenapa malah nanya muka mau di taroh dimana, kalau mau lo bisa taroh dibokong lo noh.Dijamin bakalan terlihat cantik kalau muka lo ditaroh dipantat"
82.6K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as tatapan mata elang
Read
+Library
Merpati Tanpa Sayap

Merpati Tanpa Sayap

Tok Tok Tok Malam baru saja tergantung di atas bumi. Bulan dan bintang-bintang tertempel dengan begitu rapi di dinding langit hingga membentuk suatu kenampakkan yang indah dari jendela kamar Eveline. Semuanya nampak cerah karena sedang musim kemarau. Bahkan tidak ada satu awan pun yang menutupi kilauan sang dewi malam.
105.5K viewsOngoingAdded to Library 207 Times as tatapan mata elang
Read
+Library
Penguasa Fisik Tanpa Batas

Penguasa Fisik Tanpa Batas

Di hutan tebal yang hanya ditemani dengan kesunyian yang mencekam, terlihat tiga monster terbang yang terbang dengan laju menuju ke arah luar hutan. Ada dua monster terbang yang sangat besar, sekitar tiga puluh meter panjang tubuhnya. Berwarna koko, dengan paruh yang mengancam, dan mata yang tajam. Namun, terlihat bahwa keduanya hanya mengikuti di belakang monster yang lebih kecil darinya. Monster itu adalah seekor elang yang berwarna hitam keunguan yang mengilap. Terlihat ada dua sosok di atas punggung elang itu. Sosok manusia, dan juga seekor monyet emas.
1093.0K viewsCompletedAdded to Library 3.1K Times as tatapan mata elang
Show Reviews (15)
Read
+Library
Zhu Phi
ijin promo ya Thor ... S2 Legenda Pedang Naga Emas sudah rilis dengan judul Dewa Immortal Naga Emas. Baca juga Pendekar Kitab Iblis yang akan Tamat dalam waktu dekat. Siapa bilang villain tidak bisa jadi MC? Sukses selalu ya...
Pok Jang
Meskipun begitu, di bab-bab tersebut kita dapat melihat dan mengikuti perkembangan awal dari protagonis kita. Saya akan berupaya untuk menerbitkan dua bab setiap harinya sehingga Anda dapat menikmati cerita dengan lebih cepat. Terima kasih sekali lagi atas perhatian Anda.
Read All Reviews
Air Mata di Antara Bunga

Air Mata di Antara Bunga

Sarah yang melihat kegelisahan Rangga berucap lembut, “Wanita paling mengerti wanita. Rangga, masalah sebesar apa pun, kalau suami sendiri yang membujuk, pasti akan reda. Cepatlah pulang, jangan sampai melewatkan jam keberuntungan.” Kata-kata itu menohok hati Rangga. Tanpa pikir panjang, dia pun segera kembali. Namun, begitu sampai rumah, yang ditemuinya hanyalah kehampaan. Sunyi, kosong, tanpa jejak. Dia mencari ke setiap sudut, tapi Vanya sama sekali tak terlihat. Bahkan secuil pesan pun tak ditinggalkan. Saat itu, Galih datang menghampiri, menepuk bahunya.
28.0K viewsCompletedAdded to Library 559 Times as tatapan mata elang
Read
+Library
Legenda Pendekar Keris Naga Perak

Legenda Pendekar Keris Naga Perak

Namun, ketenangan itu segera terganggu oleh suara desisan yang menghentak dan sayap yang berkibar. Mada dan Sari menoleh ke atas dan tercengang melihat elang Jawa raksasa yang terbang rendah di langit, sayapnya menutupi matahari dan menimbulkan bayangan yang menakutkan di tanah di bawahnya. Elang itu kemudian mendarat dengan gagah di sebuah pohon besar di tepi lembah, matanya menatap tajam ke arah mereka.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 62 Times as tatapan mata elang
Read
+Library
Raja Dunia Bela Diri!

Raja Dunia Bela Diri!

Ketiganya berlari menembus hutan. “Tunggu!” teriak Fan Le tiba-tiba. Mereka langsung berhenti. “Kita beruntung sekaligus sial,” kata Fan Le dengan wajah masam. “Ini binatang terbang tingkat empat: Elang Petir Ungu. Ia juga sedang mengincar kita.” Wajah Zhao Yi langsung menegang.
9.549.1K viewsOngoingAdded to Library 1.4K Times as tatapan mata elang
Read
+Library
Pelakormu vs Aku

Pelakormu vs Aku

"Mata itu, mereka... mereka bisa mengerti segalanya tanpa harus mengatakan sepatah kata pun. Seperti sebuah elang yang mengamati dari ketinggian, mempelajari segala sesuatu dengan penuh perhatian, tanpa ada yang bisa sembunyi darinya." Pelukis itu mulai menggambar, mengikuti kata-kata Antonio yang begitu rinci. Antonio meneguk anggur sekali lagi, tak terpengaruh oleh waktu yang berjalan. Ia hanya terbenam dalam ingatannya tentang Kartini—tentang mata indah wanita itu yang seperti elang, namun juga menyimpan kekuatan tersembunyi yang siap untuk dilepaskan. Mata yang seolah ingin memangsa siapapun di hadapannya.
101.3K viewsOngoingAdded to Library 46 Times as tatapan mata elang
Read
+Library
Penakluk Sihir Iblis

Penakluk Sihir Iblis

Bayangan besar menutupi sinar matahari yang tersisa, membuat keduanya mendongak seketika. Seekor elang raksasa berwarna hitam dengan ujung sayap keperakan melayang rendah di atas mereka, matanya yang tajam langsung mengenali sosok Jian Wei dan Jian Léi. Burung itu meluncur turun dengan kecepatan tinggi, lalu mendarat anggun di tiang dermaga terdekat—cakarnya yang kokoh mencengkeram kayu dengan sempurna.
103.6K viewsOngoingAdded to Library 114 Times as tatapan mata elang
Read
+Library
BERONDONG

BERONDONG

mata Maya yang memerah semakin menyeramkan saat bola mata itu membulat memelototi Maya. Punggung Maya sudah menempel indah di tembok. Maya menoleh ke kanan, ada lengan Elang. Maya menoleh ke kiri, lengan Elang juga. Ingin kabur lewat bawah, Maya takut menyenggol Burung Elang Terhormat yang bertengger diantara kedua paha Elang. Pandangan Elang menyerobok kedalam tatapan Maya yang sulit dijelaskan.
108.1K viewsOngoingAdded to Library 314 Times as tatapan mata elang
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status