Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Legenda Sang Immortal

Legenda Sang Immortal

“Teh apa ini? Rasanya seperti minum air putih biasa. Namun, ada semangat tercerahkan untuk menapak jalan Dao di dalamnya.” Zhao Wuchen terkekeh. Dia tidak menutupi fakta dari teh itu. “Tidak ada yang istimewa, itu hanya hadiah dari salah satu kenalan Cayhe di Provinsi Barat Surgawi. Teh Pemahaman Dao—begitulah nama dari teh itu.” “Apapun, ini sangat luar. Perasaan tercerahkan ini hal yang junior ini cari.” Fang Han ingin mendapatkan teh itu lebih banyak.
9.231.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai teh daun tin
Baca
+Pustaka
Kristal Jiwa Raja Naga

Kristal Jiwa Raja Naga

Sebelum menjawab, Mahesa Serani mengambil keranjang bambunya dan berkata, "Jadi begini, Tuan Yin. Sejak kemarin saya mendengar kalau Tuan Yin sedang mencari bahan-bahan herbal untuk dijadikan obat. Kebetulan sekali saya sedikit mengetahui tentang tanaman yang bisa dijadikan bahan obat. Jadi saya berinisiatif untuk mengambilnya dan barangkali Anda merasa tertarik." Dengan cekatan, Mahesa Serani mengurai satu demi satu semua isi keranjangnya. "Yang ini namanya daun sirih." Mahesa Serani meletakkan satu ikat besar daun sirih di atas meja. "Daun ini biasanya digunakan oleh orang-orang sebagai salah satu bahan menginang." Yin Long merasa tertarik dan langsung mengambil satu lembar, meremasnya dan
107.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 191 kali sebagai teh daun tin
Tampilkan Ulasan (26)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Serpihan Salju
Selamat datang buku terbaru saya ini. Mohon doanya supaya saya diberi kesempatan dan kemampuan untuk menyelesaikan buku ini hingga tuntas. Semoga siapa pun yang berkunjung ke mari juga diberi kesehatan dan rejeki yang berlimpah, aamiin ...
Baca Semua Ulasan
Mengubah Takdir Sang Antagonis dan Suaminya

Mengubah Takdir Sang Antagonis dan Suaminya

“Daripada sibuk memikirkan pakaianku, lebih baik kau ke dapur.” Ia memberi isyarat agar Anna mendekat, lalu berbisik pelan. “Siapkan teh untuk Putra Mahkota. Tapi jangan gunakan daun teh pilihan yang biasa kita sajikan.” Anna mengernyit. “Lalu yang mana, Nyonya?” “Ambil daun teh hitam paling sederhana, yang biasa untuk para prajurit. Seduh dengan air mendidih, dan biarkan terendam lama. Hingga warnanya pekat dan rasanya sekuat mungkin.”
9.938.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai teh daun tin
Tampilkan Ulasan (30)
Baca
+Pustaka
Arum Naru
suka bgt sejauh ini, selalu tunggu bab baru nya, tapi semoga bab nya gak sampai 300an keatas kayak yg lainnya, udh sring stop baca novel gara2 dibikin mutar2 sampai ratusan halaman yg gak tamat2 soalnya, padahal bab awalnya bagus2. sekian sedikit saran dan semangat buat penulisnya
Dillah_whj
izin promosi ya kk ... ayo kk/mas jangan lupa mampir kecerita saya judulnya: Diary Dira kisah tentang seorang pramugari yang berusaha sembuh dari luka akibat penghianatan kekasihnya yang ternyata sudah melangsungkan pertunangan dengan wanita lain. Ada juga pak tentara tampan yang akan nyembuhin
Baca Semua Ulasan
Pusaka Idaman Gadis Desa

Pusaka Idaman Gadis Desa

Tanaman itu memiliki daun bertekstur kasar dengan duri-duri halus di sepanjang pinggiran permukaannya yang menempel rapat pada tanah basah perkebunan tebu tersebut. Sebagai seorang mantri yang sudah bertahun-tahun menjelajahi hutan dan ladang untuk mencari obat, Tresna langsung mengenali tanaman liar di bawah telapak tangannya itu. Itu adalah daun kemaduh yang tumbuh subur di area perkebunan tebu yang lembap.
8.455.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai teh daun tin
Baca
+Pustaka
Ellipsis

Ellipsis

Ia lalu mengeluarkan sebuah kantong kain dari lipatan celananya. Aku ingin mendekatinya dan bertanya, tapi keraguanku lebih berkuasa. Aku memilih untuk diam dan mengamatinya dari kejauhan. Dari dalam kantong kain itu ia mengeluarkan dupa, daun sirih, gambir, pamor, kapur, pinang, tembakau dan sebuah kotak dari daun palem.
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai teh daun tin
Baca
+Pustaka
Tilasmat

Tilasmat

Syukurlah dia tidak bertanya yang macam-macam. Kembali kulanjutkan membuka bingkisan tadi. Isinya daun kering mirip daun teh, tetapi bukan daun teh. Sepertinya daun bidara yang dikeringkan. Aku sempat baca di internet kalau daun bidara memang memiliki khasiat untuk penangkal ilmu sihir dan baik juga untuk kesehatan.
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 192 kali sebagai teh daun tin
Baca
+Pustaka
Pejuang Terhebat No. 1

Pejuang Terhebat No. 1

Karena Fane bisa memahami situasinya, dia mungkin punya cara untuk mengatasinya. “Haha, daun teh itu pasti sudah direndam dalam cairan Tanio sebelum dikeringkan dan diberikan kepadamu! Akan mudah untuk menghilangkan kecanduannya jika kau baru saja mulai menggunakan daun ini selama satu atau dua bulan. Tetapi kau telah menggunakannya untuk waktu yang lama dan tidak dapat hidup tanpanya. Kau kecanduan dan merindukan baunya!”
9.17.0M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 159.9K kali sebagai teh daun tin
Tampilkan Ulasan (2320)
Baca
+Pustaka
Feeryal Faris
novel yang menarik tetapi entah kenapa penulis gagal meneruskan jalan ceritanya. sepatutnya jika perlu menamatkan ceritanya, harus diakhiri dengan kembalinya watak utama kepada keluarganya. persoalannya sekarang bagaimana situasi ahli keluarga watak utama terutamanya isteri dan anaknya??
Adriell Stanley
jalan cerita sangat baik cuma bab tamatnya sangat tak masuk akal...banyak persoalan² tak dapat di jawab di bab akhir.sangat kecewa tamat begitu saja.sekurang²nya biar la si fane merasa kebahagian yang tak terbatas diatas kepenatannya menuju ke pejuang no satu .
Baca Semua Ulasan
Daun Yang Sumbang

Daun Yang Sumbang

Jika kami digabungkan dalam sebuah lirik lagu, maka akan terlihat sumbang. Maka ku biarkan daun-daunku terbang di makan zaman. Tak berniatku untuk mencari angin aataupun awan. Apalagi berniat supaya Tuhan datangkan hujan. Maka biarkanlah daun ini bernyanyi walau terdengar sumbang. Bila masanya tiba tentu dia juga akan diam dan jatuh dalam kubangan kenangan. ***
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai teh daun tin
Baca
+Pustaka
Anathema: Back to the Past

Anathema: Back to the Past

Sumelika menghentikan Peri Agatha. "Apa itu?" "Daun tumbuhan maheena yang letaknya di kebun teh alam bulan purnama." "Hah! Itu kan sangat jauh! Kalian yakin kesana dengan berjalan kaki?" "Coba lihat petanya!" suruh Peri Agatha.
108.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 198 kali sebagai teh daun tin
Baca
+Pustaka
Benih Dao Kekacauan

Benih Dao Kekacauan

Xia Qing'er menjawab sambil menunjuk ke arah depannya. Ye Chen berjalan ke depan, mencoba melihat apa yang terjadi dan menemukan sebuah rumput berwarna keperakan, setinggi sepuluh sentimeter, memiliki hanya tiga daun, diam-diam tumbuh di bawah pohon biasa. "Rumput Perak Tiga Daun?" Ye Chen segera terkejut dan bersemangat saat merasakan aura yang samar-samar keluar dari daunnya.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai teh daun tin
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status