The Secret Behind The Rose
Aina yang langsung memutar beberapa film kesukaannya, ditemani secangkir teh hangat ke sukaannya, tidak lupa cemilan pelengkap, Aina sudah bertengger seperti sapi yang tak bisa bangun lagi, ia benar-benar menikmati me time sendiri, dan berkali-kali Dea menelpon ia biarkan saja, ia sungguh hapal itu anak akan membahas curhat yang belum kelar.
Selang beberapa menit, terlalu fokus melihat tv yang terus menayangkan film horor kesukaannya, Aina terbawa rasa peka dimana ia merasa seperti ada yang terus memperhatikannya, Aina yang berusaha fokus dan menganggap itu hanyalah hayalannya saja, mencoba untuk berpikir tenang dan positif.
Hot Chapters