Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kesempatan Kedua untuk Cinta

Kesempatan Kedua untuk Cinta

Sepia terkekeh dan menundukkan badan memperhatikan deretan mawar. “Kamu sendirian aja?” tanya Hamidah. “Tidak, aku bersama anakku, tapi dia enggak mau turun.” “Mau bunga apa? Aku cariin yang terbaik. Tumben banget, biasanya itu anak yang pinter banget milih bunga. Pasti kalo lagi kayak gitu lagi ngambek, ya?” tebak Hamidah. “Mawar putih yang seger-seger, ya, Mi lima belas tangkai. Biasalah, mulai gede mulai keluar deh sifat ngambeknya.”
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 172 kali sebagai teks lagu mawar putih
Baca
+Pustaka
NYONYA MUDA, TUAN INGIN ANDA KEMBALI!

NYONYA MUDA, TUAN INGIN ANDA KEMBALI!

tanya Andini dengan nada ramah. Siska mengangkat alis, tersenyum sekilas, lalu menatap Andini sebelum mengangguk. "Ya, ada yang bisa dibantu, Mbak?" Andini tersenyum tipis. "Saya suka bunga, terutama mawar putih. Katanya melambangkan harapan dan awal yang baru." Ia mengambil setangkai mawar dari vas di dekatnya. "Kadang orang butuh harapan, terutama saat kehilangan sesuatu."
1066.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai teks lagu mawar putih
Baca
+Pustaka
Bertahan Hidup di Dunia Komik

Bertahan Hidup di Dunia Komik

Ayesha tampak beberapa kali menatap bergantian antara mawar putih di tanganku dan wajahku, “Apakah... Ada yang menempel di wajahku?” *** Ada angin apa pria ini tiba-tiba ngasih bunga mawar padaku? Udah gitu dia ngasihnya bunga mawar putih, tidak seperti Derick yang biasanya. “Dalam rangka apa kamu memberikan aku bunga?” tanyaku dengan kening berkerut. “Tidak dalam rangka apapun, aku hanya ingin memberikan bunga ini padamu. Bukankah arti dari mawar putih adalah cinta yang tulus dan suci? Itu sangat mewakili perasaanku padamu.”
108.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 261 kali sebagai teks lagu mawar putih
Baca
+Pustaka
CEO Nakal Kekasihku

CEO Nakal Kekasihku

Gedung itu akan penuh dengan nuansa bunga segar yang memang diinginkan oleh sang mempelai. “Mawar putih, lily yang lain terserah saja.” Mereka mengerti, ada salah satu panitia WO yang menggambar keinginan dari Hafiza tersebut. setelah jadi, ditunjukkan kepada Hafiza, sesuai dengan yang dinginkan.
9.7213.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.1K kali sebagai teks lagu mawar putih
Baca
+Pustaka
AMBIL SAJA SUAMIKU

AMBIL SAJA SUAMIKU

Harum mawar yang lembut terasa menenangkan syaraf. "Mawar putih, lambang cinta yang suci. Aku ingin kamu ingat, Kay, bahwa aku mencintaimu, kemarin, sekarang, dan nanti. Bukan karena kamu kaya atau cantik. Tapi karena hatimu yang lebih dari sekedar cantik."
1093.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.2K kali sebagai teks lagu mawar putih
Baca
+Pustaka
Mahligai Bersamamu

Mahligai Bersamamu

Segerombolan wanita berjilbab datang dan mengalihkan perhatian Amar. “Mi, lihat.” Azmi menoleh menatap arah yang ditunjuk oleh Amar. Mata Azmi membulat. Itu kan Jenar dan teman-temannya? Batin Azmi. “Yang pakai kerudung pink cantik ya Mi, kecantikan khas wanita Jawa. Cantik-cantik lugu mukanya.” Amar mengucapkannya dengan mata berbinar dan Azmi tak suka. “Mar, bukan muhrim. Nunduk.”
9.926.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 550 kali sebagai teks lagu mawar putih
Tampilkan Ulasan (14)
Baca
+Pustaka
Wiwik Setyo Wiyati
Kisahnya itu menginspirasi dan mengandung nasehat terutama dalam berumah tangga.. Dan ads lucu2nya.. Jadi Semangat bacanya.. Apa lagi mengandung aturan dalam beragama bagaimana seorang Muslim bersikap dg lawan jenis... Semoga berkah kk author..
Endang Sagita
alurnya gk bosenin dan selalu penasaran dg kelanjutannya, ya kalo bisa di oerpanjang bab nya seru bacanya dan aku terhibur sekalibanyak jg pelajaran yg bisa di ambil dr kisahnya ...... semangat terus buat lanjutin kisahnya ......
Baca Semua Ulasan
Menikahi Paman Mantan Tunanganku

Menikahi Paman Mantan Tunanganku

“Aku juga suka. Warnanya hangat dan tidak terlalu mencolok. Cocok dengan nuansa romantis yang... sederhana.” Tuan Raymond mengangkat sebelah alis, lalu menatap bunga itu dengan skeptis. “Hmmm... Tapi bukankah mawar putih jauh lebih elegan? Putih itu abadi, klasik, dan netral. Seharusnya cocok untuk pernikahan, bukan?” “Setuju,” dukung Dastan sambil melipat tangan di depan dada. “Putih lebih fleksibel untuk permainan lampu. Bisa dipadukan dengan aksen emas atau silver. Lebih sesuai dengan setting ruangan seperti ini.”
9.9118.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.9K kali sebagai teks lagu mawar putih
Baca
+Pustaka
SUSUK TERATAI PUTIH

SUSUK TERATAI PUTIH

Jika Sumirah gagal meyakinkan tanaman tersebut, maka dirinyalah yang akan menjelma menjadi teratai putih penghuni Rawa Ireng selanjutnya yang berarti dirinya gagal dan sama saja dengan kematian. Sumirah berusaha tenang, memikirkan cara agar dirinya mampu memetik bunga di hadapannya kini. Sumirah menarik nafasnya panjang lalu menghembuskan perlahan. Sumirah menutup pelan kedua matanya. “Wahai bunga teratai yang indah, lihatlah luka di hatiku, aku sungguh membutuhkan dirimu, maka jadikanlah aku tuanmu.”
9.751.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai teks lagu mawar putih
Baca
+Pustaka
Kukembalikan Seserahan Calon Suamiku

Kukembalikan Seserahan Calon Suamiku

" Sampai di sini aku tak bisa mendengar apa pun yang disampaikan oleh Bu Ndari dengan suara yang mulai serak. Kepalaku semakin berat, lantas semua menjadi gelap. . Aku berada di sebuah taman yang dipenuhi dengan tanaman bunga mawar warna putih. Sepanjang mata memandang, hanya lautan warna putih yang dominan terlihat oleh indera penglihatan. Pandangan mataku teralihkan dari mengagumi mawar putih yang sedang bermekaran, pada pria berpakaian serba putih yang meminta supaya tangannya segera disambut. Selarik senyum hangat menyambutku, ketika kedua netra kami bertemu. Tak urung senyum itu segera menular, hingga kedua bibirku pun melengkungkan senyum yang sama.
86.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai teks lagu mawar putih
Baca
+Pustaka
Bunga Mawar di Tengah Asap Perang

Bunga Mawar di Tengah Asap Perang

Kamarku juga diubah dari kamar tanpa jendela menjadi kamar tamu besar dengan pemandangan sungai, yang letaknya paling dekat dengan kamarnya. Bahkan, setiap dia pulang dari mengurus bisnis di luar, dia selalu membawakan buket bunga mawar. Dia berkata, "Ini namanya romantis ...." Awalnya, aku hanya mengira dia gila. Tapi, mengingat kebenciannya kepada wanita Timur, aku hanya bisa menahan pikiran ini dalam hati. Tahan sekuat tenaga, jangan sampai terucap! Karena Vincent sangat kejam dan sulit diprediksi.
9.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 358 kali sebagai teks lagu mawar putih
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status