Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cinta Pengganti

Cinta Pengganti

“Kaki Om dua-duanya kejepit dan yang kanan ini paling parah. Tulang pahanya patah, ada retak juga di pergelangan kaki. Pokoknya begitulah.” Duta bergidik dan tidak bisa membayangkannya. Mobil hancur, tulang kaki retak dan patah, pastinya sangat sakit sekali. Kemudian, Duta mengingat pertemuan pertamanya dengan Gilang dahulu kala. Jika ditelisik, penampilan Gilang yang sekarang, terlihat jauh lebih baik dan lebih segar. Pria itu juga terlihat lebih rapi, dan sangat bersih.
1071.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai telapak kiri kedutan
Baca
+Pustaka
Kebangkitan Istri yang Terpaksa Dinikahi CEO Dingin

Kebangkitan Istri yang Terpaksa Dinikahi CEO Dingin

Sudah lama dia tidak memakai sepatu hak tinggi, jadi agak terasa tidak nyaman. "Ada yang sakit?" Begitu mendengar suara itu, Caitlyn mendongak dan terkejut. Dexter berlutut di depannya dengan satu lutut menyentuh lantai dan tangannya langsung mengangkat kaki Caitlyn. "Aku nggak apa-apa!" Caitlyn menoleh ke sekeliling dengan cepat. "Kamu ngapain sih? Gimana kalau sampai dilihat orang?"
9.152.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai telapak kiri kedutan
Baca
+Pustaka
MARTA, cinta kedua

MARTA, cinta kedua

Tidak ada rasa sakit. Dia menggerakkannya, "Sakit?" "Tidak," jawabku yakin. Lalu dia membuka sepatu kiriku. Memeriksanya sebentar, juga menggoyangkan kaki kiriku. Tak ada rasa sakit seperti pada kaki kanan. "Yang kiri nggak papa," gumamnya pelan. Seperti bicara pada dirinya sendiri. Kemudian dia berdiri, mengambil ponsel dan menyerngit sebentar.
9.823.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 916 kali sebagai telapak kiri kedutan
Baca
+Pustaka
Kopi dan Lemon:  Wanted Husband Series

Kopi dan Lemon: Wanted Husband Series

Ia bertekad akan menyelipkan waktu untuk memanjakan diri sebelum bekerja. Setelah membanting dengan kasar pintu apartemen berwarna hitam kecoklatan yang terbuat dari kayu Mahogany itu, Alya melempar sepatu terkutuk yang telah menyakiti jari-jari manis kaki yang ternyata lebih buruk dari dugaannya. Beberapa ruas jarinya lecet, akibat gesekan tak diinginkan dengan permukaan dalam sepatu yang sempit. Seharusnya ia memang tidak memakai kaos kaki yang hanya mempersempit dan memperburuk kondisi kakinya.
1017.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 448 kali sebagai telapak kiri kedutan
Baca
+Pustaka
Si Cupu Shelley dan Si Tampan Edbert

Si Cupu Shelley dan Si Tampan Edbert

Telapak kakinya yang telah mengeluarkan darah pun tidak dia hiraukan. Edbert sedikit meringis saat telapak kakinya menginjak pecahan kaca. Dia yakin, telapak kakinya sudah mengeluarkan banyak darah. Dia terus melangkah dengan lirihan kecil saat menginjak pecahan-pecahan kaca yang sangat tajam. Edbert menundukkan sedikit tubuhnya dan mengulurkan tangannya untuk mengambil selembar foto itu. Dia kembali menegakan tubuhnya dan menatap foto itu dengan penuh amarah.
9.23.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai telapak kiri kedutan
Baca
+Pustaka
Hati yang Tersakiti

Hati yang Tersakiti

tiba-tiba Kiara meringis. “Pasti lecetnya parah ya?” Mata Gian tertuju pada kaki kiri Kiara. “Udah lepas aja heels itu.” Kiara membungkuk dan melepaskan heels yang menyiksa tumitnya selama berjam-jam. Setelah kedua telapak kakinya menapak tanah, rasa lega meliputi dirinya. Dia kapok memakai heels ini lagi.
1038.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai telapak kiri kedutan
Baca
+Pustaka
Chemistrick

Chemistrick

Vivian menurut tanpa protes. “Yang kanan memang makin sakit. Untungnya yang kiri baik-baik aja. Mungkin plesternya harus diganti.” Vivian membuka kaus kakinya. Robin bisa melihat kulit yang terkelupas di tumit kanan gadis itu sementara posisi plesternya sudah bergeser. Cowok itu sudah membayangkan rasa nyeri yang harus ditanggung Vivian.
1017.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 506 kali sebagai telapak kiri kedutan
Baca
+Pustaka
BEHIND

BEHIND

Kulepas cubitan di pahanya, lalu kembali melipat tangan di dada. Sementara Jonathan, ia menyilangkan kaki kanannya pada sisi yang lain. Terlihat, sepatunya tak dilengkapi temali. Aku mengernyit, lalu mengintip sepatu yang lain. Lengkap. Ke mana tali sepatu satunya? "Kenapa?" tanyanya. "Ke mana tali sepatumu yang ini?" Kutunjuk sepatunya dengan dagu, lantas menatapnya penuh tanya.
107.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 169 kali sebagai telapak kiri kedutan
Baca
+Pustaka
Misteri Desa Purnama

Misteri Desa Purnama

Wanita itu segera berdiri tergesa, dan berlalu meninggalkan kami berdua. Sebelum wanita itu pergi, aku smepat melihat ada yang aneh. Luka dipergelangan kaki pekerja wanita itu telihat jelas di kedua kakinya, seperti bekas jeratan tali yang terpasang lama. Razan duduk berhadapan denganku kali ini. Dia duduk sambil menyilangkan kakinya. Anak ini sungguh tak sopan. Pikirku. "Minumlah."
106.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 206 kali sebagai telapak kiri kedutan
Baca
+Pustaka
Gadis Kecil Di Kamar Hotel

Gadis Kecil Di Kamar Hotel

“Ayo, masuk!” Delia berlari-lari kecil mengikuti langkahku dengan wajah mengernyit. “Kamu kenapa?” “Kaki saya lecet, Tuan.” Aku berjongkok, menarik lepas sepatu jinjit yang ia kenakan, melihat lecet, dan lepuhan pada tumitnya. Ia tampak sungkan dan menarik mundur kakinya lekas-lekas. Perempuan suka sekali menyakiti diri untuk bisa dikatakan cantik.
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai telapak kiri kedutan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status