Mantiko Sati - Kitab 1: Harimau Dewa
Semua pertanyaan itu tak lain adalah sebentuk tes kepada Mantiko Sati sendiri, dan ia cukup maklum dengan hal tersebut.
“Selain pergeseran tempurung lutut,” ujar pemuda tersebut, “saya tidak menemukan ada tulang yang patah. Hanya urat-urat besar di bagian belakang saja yang putus.”
“Kau tahu,” ujar sang datuk. “Urat darah besar di kedua kakiku, diputuskan oleh Siladiang Kamba.”
“Ermm, pantas saja,” ucap Mantiko Sati. “Saya dapat melihat dua jurus berbeda yang mengakibatkan kelumpuhan Datuk ini.”
인기 회차