Tergoda Teman Papa
bibirnya manyun, tapi matanya kembali menghangat.
Dalam hati, ia memanjatkan terima kasih yang tak terucap. Mungkin ia tak punya keluarga cemara, tapi ia diberi sahabat seperti Bricia, dan perhatian seorang Papa seperti yang Eric berikan, dan itu lebih dari cukup untuk membuatnya merasa tidak sendirian.
“Ya udah. Tapi keluar sekarang, ya? Aku pengen cobain martabaknya sebelum dingin,” lanjut Bricia dengan nada dibuat ceria.