Kultivasi Awan Surga
Meskipun merasa kesal, mereka semua berusaha keras untuk menjaga ketenangan.
Pria bertubuh besar itu memandang sekilas pada murid baru, lalu melirik ke arah yang lain. Berbalik pada teman-temannya dengan senyum sinis, ia berkata, "Senior Brother Ma benar; dia bilang sekelompok sampah telah datang. Tapi orang-orang ini bukan hanya sampah—mereka adalah simbol kebodohan, bahkan tidak mengenali siapa kita. Haha, benar-benar lucu."
Tiga temannya, dengan tangan terlipat, tanpa malu-malu mengamati kelompok itu, tawa mereka dipenuhi ejekan dan penghinaan.
Hot Chapters